Terima Audiensi Gubernur Kepri, Bappenas Dorong Pembentukan PMO untuk Kawal Transformasi Ekonomi Kepri

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan optimisme terhadap masa depan Kepulauan Riau sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Kantor Bappenas, Rabu (10/6). Pertemuan tersebut membahas percepatan transformasi daerah melalui penguatan investasi, konektivitas, serta implementasi Peta Jalan Transformasi Kepulauan Riau.

“Saya melihat Kepulauan Riau sebagai miniatur Indonesia. Dengan segala dinamika dan tantangannya, saya merasa optimistis ketika melihat investasi yang telah berlangsung puluhan tahun terus diperkuat dan dikembangkan. Bagi saya, ini menghadirkan harapan baru,” ujar Menteri Rachmat Pambudy.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, Provinsi Kepulauan Riau diproyeksikan sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional berbasis industri pengolahan dan hub logistik global, sekaligus sebagai wilayah perbatasan strategis di Natuna dan Anambas yang memperkuat ketahanan ekonomi serta kedaulatan maritim Indonesia.

Kepulauan Riau juga menyimpan potensi sejarah dan budaya yang dinilai dapat menjadi modal penting pembangunan daerah. “Saat berkunjung ke Pulau Penyengat, saya melihat langsung kekayaan sejarah yang luar biasa. Di sana terdapat warisan Raja Ali Haji, tokoh sastra besar yang layak disejajarkan dengan sastrawan dunia. Jika potensi sejarah dan budaya ini terus digali serta dimodernisasi, saya yakin Kepulauan Riau dapat menjadi model pembangunan yang baik. Apalagi jika inovasi teknologi transportasi antarpulau yang sedang dikembangkan (hoverwing) dapat dimanfaatkan secara optimal. Hal itu tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan masa depan Kepulauan Riau,” imbuh Menteri Rachmat Pambudy.

Dalam upaya menerjemahkan amanat transformasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 ke tingkat daerah, Kementerian PPN/Bappenas bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menyusun Peta Jalan Transformasi Kepulauan Riau yang akan diluncurkan di 2026. Untuk mengawal implementasi peta jalan tersebut, Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan mengelola Sekretariat Transformasi (Project Management Office/PMO) Kepulauan Riau. PMO ini akan berfungsi untuk mengoordinasikan pelaksanaan program prioritas dan memastikan berbagai inisiatif strategis dapat direalisasikan secara bertahap melalui pembentukan gugus tugas yang fokus pada percepatan implementasi.

“Saya merasa Kepulauan Riau ini luar biasa. Namun, yang terpenting adalah bagaimana potensi luar biasa tersebut dapat terwujud menjadi kemajuan nyata yang dirasakan masyarakat,” tutup Menteri Rachmat Pambudy.