Bappenas Tegaskan Kekuatan Maritim dan Pertahanan Laut sebagai Kunci Masa Depan Indonesia

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan maritim merupakan elemen strategis dalam menjaga kedaulatan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. “Indonesia adalah negara besar, baik dari sisi wilayah maupun posisi strategisnya. Kita berada di antara dua benua dan dua samudra. Karena itu, kita harus menempatkan diri sebagai big nation. Negara besar harus kuat. Kekuatan itu tidak hanya tercermin dari pembangunan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kedaulatan dan keamanan wilayahnya. Dalam konteks Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, kekuatan maritim dan Angkatan Laut menjadi semakin penting, bukan hanya hari ini, tetapi juga pada masa yang akan datang,” ujar Menteri Rachmat Pambudy saat memberikan kuliah umum di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) kepada para perwira siswa TNI, Polri, dan peserta mancanegara di Jakarta, Jumat (5/6).

Menteri Rachmat Pambudy mengimbuhkan, pertahanan harus dipandang sebagai investasi pembangunan jangka panjang. Laut Indonesia yang mencakup dua pertiga wilayah Indonesia ini, menyimpan potensi ekonomi, meliputi sumber daya energi baru dan terbarukan, perikanan, serta posisi strategis dalam perdagangan global. Namun, Indonesia juga menghadapi risiko bencana yang tinggi, karena berada di kawasan ring of fire.

Untuk itu, pengamanan ruang maritim menjadi prasyarat bagi terwujudnya kemakmuran nasional. Pembangunan pertahanan harus sejalan dengan prinsip capability-based planning, efektivitas anggaran, dan penguatan industri pertahanan nasional agar mampu menjawab tantangan peperangan modern yang semakin multidimensi.

Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo, berharap materi kuliah umum ini akan memberikan perspektif strategis yang penting mengenai hubungan antara pembangunan nasional, pertahanan, dan tantangan lingkungan global yang semakin dinamis.

“Masa depan Indonesia bukan hanya berada di daratan, tetapi juga di laut. Bahkan sejarah kejayaan bangsa ini dibangun melalui penguasaan ruang maritim. Sriwijaya, Majapahit, dan berbagai kerajaan besar Nusantara menunjukkan bahwa ketika ruang maritim kita kuat, bangsa ini kuat. Sebaliknya, ketika kemampuan menjaga laut melemah, berbagai sumber daya dan peluang ekonomi ikut hilang. Karena itu, pertahanan maritim harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pembangunan nasional,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy