Choose Language
id us

 

Investasi dan Perdagangan

 


Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Januari - Juni 2017



Ringkasan:


  • Nilai Ekspor Indonesia sampai bulan Maret tahun 2017 sebesar USD40.607,0 juta, meningkat sebesar 20,8 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015. Begitu pula ekspor migas dan nonmigas mengalami kenaikan masing-masing sebesar 14,1 dan 21,6 persen (YoY).
  • Nilai impor Indonesia sampai bulan Maret 2017 sebesar USD36.680,2 juta, meningkat sebesar 14,8 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016. Impor migas mengalami peningkatan sebesar 68,4 persen, sementara impor non migas mengalami peningkatan 7,4 persen (YoY).
  • Neraca Perdagangan Indonesia sampai dengan Maret 2017 mengalami surplus USD3,926,8 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD6.539,7 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas yang lebih besar dibanding defisit sebesar USD2.612,9 juta pada sektor migas.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Investasi Triwulan II 2017



Ringkasan:


  • Total pencapaian reralisasi investasi dari target tahun 2017 sampai dengan triwulan II 2017 adalah sebesar 49,6 persen secara nasional. Pencapaian tertinggi realisasi investasi terhadap target terdapat di wilayah Sulawesi dengan pencapaian 68,4 persen.
  • Pada triwulan II tahun 2017, realisasi PMA terbesar berasal dari negara Singapura dengan nilai investasi USD1.607,1 juta atau sebesar 19,5 persen dari total realisasi PMA, diikuti oleh Jepang, R.R Tiongkok, Hongkong, dan Korea Selatan.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan dalam Negeri Bulan Juli 2017



Ringkasan:


  • Sepanjang Januari-Juni Tahun 2017, realisasi PDB Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp 644,7 triliun atau tumbuh sebesar 4,36 persen dibanding bulan Januari-Juni Tahun 2016. Pertumbuhan realisasi ini belum mencapai target pertumbuhan dalam RPJMN 2015-2019 yaitu sebesar 7,6 persen untuk tahun 2017.
  • Pada bulan Juli 2017 koefisien variasi harga antar waktu mencatatkan nilai sebesar 2,9 persen, setelah menyentuh nilai sebesar 3,0 persen di Bulan Juni bertepatan dengan bulan puasa dan lebaran. Menandakan harga sejumlah bahan pokok mulai mengalami penurunan di bulan Juli. Nilai koefisien variasi harga antar waktu terbesar ada pada komiditas daging sapi dan tepung terigu.
  • Nilai koefisien variasi harga antar wilayah masih stabil di dua bulan terakhir sebesar 15,8 persen walaupun masih melebihi target 13,8 persen. Hal ini mencerminkan upaya pemerintah cukup berhasil mengendalikan kenaikan harga pangan dan menjaga ketersediaan pasokan di beberapa wilayah. Nilai koefisien variasi harga antar wilayah terbesar ada pada komoditas jagung pipilan, tepung terigu, dan susu kental manis.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan dalam Negeri April 2017



Ringkasan:


  • Sepanjang Januari-maret tahun 2017, realisasi PDB Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp 317,3 triliun atau tumbuh sebesar 4,77 persen dibanding bulan Januari Maret 2016. Pertumbuhan realisasi ini belum mencapai target pertumbuhan dalam RPJMN 2015-2019 yaitu Sebesar 7,6 persen untuk tahun 2017.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Januari - April 2017



Ringkasan:


  • Nilai ekspor non migas sampai April  2017 sebesar USD48.902,84 juta atau naik 19,1 persen dibandingkan  periode  yang sama tahun 2016. Nilai tersebut merupakan 33,3 persen dari total target ekspor non migas 2017
  • Nilai impor Indonesia sampai bulan April 2017 sebesar USD 48.534,1 juta, meningkat sebesar 13,5 persen dibandingkan pada periode   yang sama tahun  2016. lmpor  migas dan non migas mengalami   peningkatan  masing-masing sebesar 55,7 persen dan 7,6 persen (YoY).
  • Neraca perdagangan Indonesia sampai dengan April 2017 mengalami surplus USDS.326,5 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD8.557,9 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas yang lebih besar dibanding defisit sebesar USD3.231,4 juta pada sektor migas.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Investasi Triwulan I 2017



Ringkasan:


  • Total pencapaian realisasi investasi dari target tahun 2017 adalah sebesar 24,4 persen secara nasional. Pencapaian tertinggi realisasi investasi terhadap target terdapat di wilayah Papua dengan pencapaian 31,8 persen.
  • Pada triwulan I tahun 2017, pertumbuhan realisasi PMA tertinggi terdapat di wilayah Kalimantan (naik 157,3 persen) diikuti oleh Papua (naik 143,0 persen) dan Maluku (naik 142,8 persen)
  • Pertumbuhan realisasi PMDN tertinggi terdapat di wilayah Papua (naik 207576,5 persen) diikuti oleh Bali dan Nusa Tenggara (naik 4131,3 persen)

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Bulan Maret 2017



Ringkasan:


  • Nilai ekspor Indonesia sampai bulan Maret tahun 2017 sebesar USD 40.607,0 juta, meningkat sebesar 20,8 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015. Begitu pula ekspor migas dan nonmigas mengalami kenaikan masing-masing sebesar 14,1 dan 21,6 persen (YoY).
  • Nilai impor Indonesia sampai bulan Maret 2017 sebesar USD 36.680,2 juta, meningkat sebesar 14,8 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016. lmpor migas mengalami peningkatan sebesar 68,4 persen, sementara impor non migas mengalami peningkatan 7,4 persen (YoY).
  • Neraca perdagangan Indonesia sampai dengan Maret 2017 mengalami surplus USD 3.926,8 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD 6.539, 7 juta   pad a  neraca perdagangan sektor nonmigas yang lebih besar dibanding defisit sebesar USD 2.612,9 juta pada sektor migas.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan Dalam Negeri Bulan Maret 2017



Ringkasan:


  • Sepanjang Januari-Maret tahun 2017, realisasi Produk Domestik bruto Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp 317,3 triliun atau tumbuh sebesar 4,77 persen dibanding bulan Januari-Maret tahun 2016. Pertumbuhan realisasi ini belum mencapai target pertumbuhan dalam RPJMN 2015-2019 yaitu sebesar 7,6 persen untuk tahun 2017.
  • Pada bulan Maret 2017 Koefisien Variasi Harga antar waktu mencatatkan nilai sebesar 1,6 persen. Ketersediaan bahan pokok saat ini dinilai masih aman bertepatan pula masa panen raya. Nilai Koefisien variasi harga antar waktu terbesar ada pada komoditas daging ayam ras dan tepung terigu.
  • Pada bulan Maret 2017, penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di beberapa jenis bahan pokok kurang berpengaruh signifikan terhadap turunnya harga bahan pokok. Nilai koefisien variasi harga antar wilayah sepanjang Januari-Maret masih melebihi target 13,8 persen. Nilai terbesar ada pada komoditas jagung pipilan, Kedelai Impor dan tepung terigu.

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan Dalam Negeri Bulan Februari 2017



Ringkasan:


  • Pada tahun 2015 terbangun 246 pasar takyat dan pada tahun 2016 terbangun 221 pasar rakyat melalui mekanisme Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi UKM. Kemudian, pada tahun 2017 dengan mekanisme yang sama akan dibangun/direvitalisasi 290 pasar rakyat untuk mencapai target 5000 pasar sesuai Nawacita pembangunan/revitalisasi pasar rakyat.
  • Sepanjang Januari-Desember 2016, realisasi Produk Domestik Bruto Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp. 1.255,2 triliun atau tumbuh sebesar 3,93 persen dibanding bulan Januari-Desember Tahun 2015. Pertumbuhan realisasi ini tidak mencapai target pertumbuhan dalam RPJMN 2015-2019 yaitu sebesar 7 persen untuk tahun 2016

Download Selengkapnya

Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Bulan Februari 2017



Ringkasan:


  • Nilai Ekspor Indonesia bulan Februari tahun 2017 sebesar USD12.574,5 juta, meningkat sebesar 11,2 persen dibandingkan pada metode yang sama tahun 2015. Begitu pula ekspor migas dan nonmigas mengalami kenaikan masing-masing sebesar 7,6 dan 11,5 persen (YoY).
  • Nilai impor Indonesia bulan Februari 2017 sebesar USD11.255,6 juta, meningkar sebesar 10,6 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015. Impor migas mengalami peningkatan sebesar 116,0 persen, sementara impor non migas mengalami penurunan 2,5 persen (YoY).
  • Neraca perdagangan Indonesia Januari 2017 mengalami surplus USD1.318,9 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD2.546,7 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas lebih besar dibanding defisit sebesar USD1.227,8 juta pada sektor migas.

 


Download Selengkapnya

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved