Choose Language
id us

 

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia
(Triwulanan)

 


Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2015



Ringkasan:


  • Perekonomian dunia hingga triwulan III tahun 2015 masih melambat akibat moderasi pertumbuhan ekonomi negara-negara maju.  Disisi lain, laju pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang terhambat karena ketidakpastian perekonomian global. Fluktuasi pasar keuangan juga meningkat tajam, seiring dengan penurunan harga komoditas dan tekanan pada nilai tukar mata uang negaranegara berkembang. Perekonomian Amerika Serikat tumbuh moderat sebesar 1,5 persen (YoY) pada triwulan III tahun 2015, melambat dibandingkan triwulan III tahun 2014 yang tumbuh sebesar 4,3 persen (YoY). Kondisi ini disebabkan oleh perlambatan akumulasi persediaan sebagai upaya sektor bisnis mengurangi stok di gudang yang berlimpah.
  • Perekonomian Indonesia juga mengalami perlambatan pada triwulan III tahun 2015 dengan hanya tumbuh sebesar 4,7 persen (YoY) atau menjadi yang paling rendah sejak tahun 2009. Pada triwulan III tahun sebelumnya, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 4,9 persen (YoY). Perlambatan ekonomi Indonesia terutama diwarnai oleh ketidakpastian perekonomian global yang disebabkan oleh ketidakpastian naik atau turunnya Fed Fund Rate dan devaluasi Yuan. Dari sisi lapangan usaha, perlambatan ekonomi dipicu oleh melambatnya pertumbuhan 12 lapangan usaha. Salah satu sektor yang mengalami perlambatan secara berarti adalah sektor Pertambangan dan Penggalian dengan kontraksi sebesar 5,6 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan dengan triwulan III tahun 2014 yang melambat sebesar 0,8 persen (YoY).

Download Selengkapnya

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan II Tahun 2015



Ringkasan:


  • Perekonomian dunia hingga semester I tahun 2015 masih melambat akibat perbaikan secara bertahap perekonomian negara-negara maju, dan perlambatan ekonomi negara-negara berkembang. Perekonomian Amerika Serikat triwulan II tahun 2015 tumbuh sebesar 3,7 persen, melambat dibandingkan triwulan II tahun 2014 yang tumbuh sebesar 4,6 persen (YoY). Perlambatan ini disebabkan oleh penurunan investasi non-residensial dan pelemahan belanja pemerintah.
  • Perekonomian Indonesia mengalami perlambatan pada triwulan II tahun 2015 dengan tumbuh sebesar 4,7 persen (YoY). Perlambatan ekonomi Indonesia dipengaruhi oleh pelemahan pertumbuhan investasi, konsumsi pemerintah, dan konsumsi rumah tangga. Di samping itu, lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian tumbuh terkontraksi akibat pertambangan batubara yang menurun. Perlambatan pertumbuhan ekonomi ini diiringi dengan peningkatan inflasi beserta tren melemahnya nilai tukar Rupiah selama triwulan II tahun 2015. Tingkat inflasi Juni 2015 mencapai 7,3 persen (YoY) dengan nilai tukar Rupiah pada posisi akhir bulan Rp 13.339/USD.

Download Selengkapnya

Policy Brief Minggu Ke-II Bulan Juli Tahun 2015



Ringkasan:


Krisis Gagal Bayar Yunani

  • Yunani dan Uni Eropa (UE) akhirnya mencapai kesepakatan terkait pemberian dana pinjaman.
  • Krisis Yunani belum berakhir.
  • Dampak krisis di Yunani ke Indonesia sangat bergantung pada dampaknya terhadap UE.

Kejatuhan Pasar Saham China

  • Pasar saham China anjlok hingga 30 persen.
  • Intervensi pemerintah dan bank sentral berdampak pada rebound-nya indeks pasar saham China.
  • Kejatuhan pasar saham diperkirakan berdampak kecil terhadap ekonomi riil China.

Download Selengkapnya

sebelum 123 sesudah
68145

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2021 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved