Choose Language
id us

 

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia
(Triwulanan)

 


Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2016



Ringkasan:


Publikasi triwulan IV tahun 2016 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan IV tahun 2016. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV tahun 2016 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, industri dalam negeri, serta perekonomian daerah. Dalam publikasi ini juga tersaji Policy Brief terkait kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi terkini.


Download Selengkapnya

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2016



Ringkasan:


Publikasi triwulan III tahun 2016 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan III tahun 2016. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III tahun 2016 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, industri dalam negeri, serta perekonomian daerah. Dalam publikasi ini juga tersaji Policy Brief terkait kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi terkini.


Download Selengkapnya

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan I Tahun 2016



Ringkasan:


  • Perekonomian negara-negara di berbagai kawasan pada triwulan I tahun 2016 mengalami perlambatan. Amerika Serikat (AS) mengalami pertumbuhan sebesar 0,5 persen (YoY) atau terendah sejak triwulan I tahun 2014. Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh penguatan pasar tenaga kerja, pelemahan pengeluaran konsumsi dan apresiasi mata uang USD. Sementara itu, perekonomian Uni Eropa telah memasuki fase penguatan dengan mayoritas negara mengalami pertumbuhan kecuali Yunani dan Latvia. Namun demikian, pada triwulan I tahun 2016 perekonomian Uni Eropa tumbuh melambat, yaitu tumbuh hanya sebesar 1,7 persen (YoY). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi Amerika Serikat, krisis migran terkait jumlah pengungsi yang meningkat, dan kemungkinan Inggris meninggalkan keanggotaan Uni Eropa.
  • Pada triwulan I tahun 2016, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 4,9 persen (YoY), meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yang sebesar 4,7 persen (YoY) dan sedikit lebih rendah dari triwulan IV tahun 2015 yang mencapai 5,0 persen (YoY). Dilihat dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh pertumbuhan Industri Pengolahan; Konstruksi; Perdagangan Besar Eceran, Reparasi Mobil-Sepeda Motor; dan  Jasa Informasi dan Komunikasi. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan didorong oleh pertumbuhan komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto. 

Download Selengkapnya

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2015



Ringkasan:


  • Pada tahun 2015, aktivitas perekonomian global masih tetap lemah. Pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang yang mencakup 70,0 persen pertumbuhan dunia menurun dalam lima tahun terakhir dan moderasi perbaikan ekonomi yang terus berlanjut di negara-negara maju. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh perlambatan dan rebalancing secara bertahap aktivitas perekonomian Tiongkok, rendahnya harga komoditas energi, dan pengetatan bertahap kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).
  • Pada triwulan IV tahun 2015, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,0 persen (YoY). Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tahun 2015 adalah 4,8 persen (YoY), dibawah target pertumbuhan ekonomi dalam anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P 2015) yang besarnya 5,7 persen. Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV tahun 2015 adalah mulai efektifnya berbagai paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan diperkuat dengan membaiknya stabilitas nilai tukar Rupiah.

Download Selengkapnya

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2015



Ringkasan:


  • Perekonomian dunia hingga triwulan III tahun 2015 masih melambat akibat moderasi pertumbuhan ekonomi negara-negara maju.  Disisi lain, laju pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang terhambat karena ketidakpastian perekonomian global. Fluktuasi pasar keuangan juga meningkat tajam, seiring dengan penurunan harga komoditas dan tekanan pada nilai tukar mata uang negaranegara berkembang. Perekonomian Amerika Serikat tumbuh moderat sebesar 1,5 persen (YoY) pada triwulan III tahun 2015, melambat dibandingkan triwulan III tahun 2014 yang tumbuh sebesar 4,3 persen (YoY). Kondisi ini disebabkan oleh perlambatan akumulasi persediaan sebagai upaya sektor bisnis mengurangi stok di gudang yang berlimpah.
  • Perekonomian Indonesia juga mengalami perlambatan pada triwulan III tahun 2015 dengan hanya tumbuh sebesar 4,7 persen (YoY) atau menjadi yang paling rendah sejak tahun 2009. Pada triwulan III tahun sebelumnya, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 4,9 persen (YoY). Perlambatan ekonomi Indonesia terutama diwarnai oleh ketidakpastian perekonomian global yang disebabkan oleh ketidakpastian naik atau turunnya Fed Fund Rate dan devaluasi Yuan. Dari sisi lapangan usaha, perlambatan ekonomi dipicu oleh melambatnya pertumbuhan 12 lapangan usaha. Salah satu sektor yang mengalami perlambatan secara berarti adalah sektor Pertambangan dan Penggalian dengan kontraksi sebesar 5,6 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan dengan triwulan III tahun 2014 yang melambat sebesar 0,8 persen (YoY).

Download Selengkapnya

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan II Tahun 2015



Ringkasan:


  • Perekonomian dunia hingga semester I tahun 2015 masih melambat akibat perbaikan secara bertahap perekonomian negara-negara maju, dan perlambatan ekonomi negara-negara berkembang. Perekonomian Amerika Serikat triwulan II tahun 2015 tumbuh sebesar 3,7 persen, melambat dibandingkan triwulan II tahun 2014 yang tumbuh sebesar 4,6 persen (YoY). Perlambatan ini disebabkan oleh penurunan investasi non-residensial dan pelemahan belanja pemerintah.
  • Perekonomian Indonesia mengalami perlambatan pada triwulan II tahun 2015 dengan tumbuh sebesar 4,7 persen (YoY). Perlambatan ekonomi Indonesia dipengaruhi oleh pelemahan pertumbuhan investasi, konsumsi pemerintah, dan konsumsi rumah tangga. Di samping itu, lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian tumbuh terkontraksi akibat pertambangan batubara yang menurun. Perlambatan pertumbuhan ekonomi ini diiringi dengan peningkatan inflasi beserta tren melemahnya nilai tukar Rupiah selama triwulan II tahun 2015. Tingkat inflasi Juni 2015 mencapai 7,3 persen (YoY) dengan nilai tukar Rupiah pada posisi akhir bulan Rp 13.339/USD.

Download Selengkapnya

Policy Brief Minggu Ke-II Bulan Juli Tahun 2015



Ringkasan:


Krisis Gagal Bayar Yunani

  • Yunani dan Uni Eropa (UE) akhirnya mencapai kesepakatan terkait pemberian dana pinjaman.
  • Krisis Yunani belum berakhir.
  • Dampak krisis di Yunani ke Indonesia sangat bergantung pada dampaknya terhadap UE.

Kejatuhan Pasar Saham China

  • Pasar saham China anjlok hingga 30 persen.
  • Intervensi pemerintah dan bank sentral berdampak pada rebound-nya indeks pasar saham China.
  • Kejatuhan pasar saham diperkirakan berdampak kecil terhadap ekonomi riil China.

Download Selengkapnya

sebelum 12 sesudah
9765

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved