Choose Language
id us

Berita Utama

Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

May 18th, 2016 7:57 am


JAKARTA – Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ruang Serbaguna Bappenas pada Rabu (18/05). Selain itu dalam sambutannya, Menteri PPN/Kepala Bappenas juga menyebutkan urgensi mempersiapkan dana tabungan pensiun ASN dengan skema Iuran Pasti.

Peraturan Pemerintah yang berlaku sejak Juli 2015 ini merupakan amanat dari UU Nomor 5 Tahun 2014 yang menyebutkan pemerintah akan memberikan jaminan perlindungan bagi ASN. Agar para ASN dapat memahami betul substansi peraturan tersebut, maka Kementerian PPN/Bappenas bekerjasama dengan PT. Taspen menyelenggarakan sosialisasi ini. Menteri Sofyan berpendapat bahwa JKK dan JKM adalah inisiatif pemerintah untuk memberikan perlindungan pada ASN secara signifikan.

“Sebagai program baru, JKK dan JKM adalah sebuah kemajuan dalam benefit yang bisa diberikan kepada ASN. Kita berhasil mendorong peraturan pemerintah tentang jaminan tersebut, untuk pegawai swasta dikelola BPJS dan pegawai negeri dikelola oleh PT. Taspen. Artinya pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan abdi negara di sektor publik,” jelas Menteri Sofyan.

Selain itu rangkaian acara ini juga menghadirkan perwakilan dari tiga bank yang memiliki program pengelolaan dana pensiun atau purnabakti ASN, yaitu BTPN, BNI dan Bank Mantap (Mandiri, Taspen dan Pos). Menteri Sofyan juga sempat menyinggung mengenai Manfaat Pasti dan Iuran Pasti dalam skema dana pensiun. Melalui sistem Iuran Pasti, para ASN dapat menentukan besaran dana pensiunnya di masa yang akan datang.

”Selama ini jika mengandalkan Manfaat Pasti hasilnya tidak besar. Maka mulai ke depannya kita akan memperkenalkan sistem Iuran Pasti. Khusus bagi ASN setelah tahun 2017 akan disosialisasikan mempersiapkan Iuran Pasti. Bagi pegawai negeri lama, dapat melakukan kombinasi dengan mengikuti Iuran Pasti juga. Sehingga ketika pensiun, dana yang diterima berbeda-beda dan dapat menyokong untuk mempersiapkan karier kedua,” tutur Menteri Sofyan.

Beliau berpesan optimis bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari kehidupan, justru menjadi kesempatan membangun karier kedua. Untuk itu diperlukan dukungan dana yang berasal dari dana pensiun yang telah dipersiapkan sebelumnya. Jadi dengan adanya sistem Iuran Pasti dalam persiapan dana pensiun, ASN dimungkinkan lebih mandiri dan memiliki banyak peluang membangun karier kedua setelah masa pensiun tiba.

1118

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//