Choose Language
id us

Informasi Pembangunan

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2017

April 4th, 2018 4:20 pm


Ringkasan Eksekutif

Pada  tahun  2017,  perekonomian  global  mengalami  perbaikan  dengan  tumbuh sebesar  3,7  persen  (YoY),  atau  lebih  tinggi  dari  pertumbuhan  tahun  sebelumnya yang  besarnya  3,2  persen  (YoY).  Kinerja  ini  didorong  oleh  meningkatnya  kinerja pertumbuhan di negara-negara maju dan negara-negara Amerika Latin. Sementara itu, pada triwulan IV tahun 2017, Amerika Serikat tumbuh sebesar 2,6 persen (YoY), melambat dari triwulan sebelumnya yang besarnya 3,0 persen (YoY). Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan konsumsi domestik terutama pada barang dan pertumbuhan impor yang meningkat tinggi yaitu mencapai 13,9 persen (YoY). 

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan IV tahun 2017 mencapai 6,8 persen (YoY)  atau  masih  stabil  dan  menguat  seiring  dengan  perbaikan  harga  komoditas yang  masih  terus  menguat.  Pertumbuhan  ini  relatif  tidak  banyak  berubah  dari triwulan sebelumnya, yang didorong oleh pertumbuhan ekspor dan investasi swasta yang menguat.  Ekonomi Jepang tumbuh sebesar 1,5 persen (YoY), lebih lambat dari pertumbuhan  pada  triwulan  III  tahun  2017,  didorong  oleh  konsumsi  dan  ekspor. Namun demikian, peningkatan impor yang lebih tinggi pada triwulan IV tahun 2017 sedikit menahan pertumbuhan ekonomi Jepang.

Perekonomian  Indonesia  pada  pada  triwulan  IV  tahun  2017  tumbuh  sebesar  5,2 persen (YoY), lebih tinggi baik dari triwulan sebelumnya maupun triwulan yang sama tahun  sebelumnya.  Secara  keseluruhan  tahun  2017,  ekonomi  Indonesia  tumbuh sebesar  5,1  persen  atau  lebih  tinggi  dari  tahun  2016  yang  besarnya  5,0  persen. Pertumbuhan  tersebut  didukung  oleh  terus  membaiknya  perekonomian  negara- negara  di  dunia  dan  harga  komoditas  global.  Dari  sisi  domestik,  kinerja  tersebut didukung  oleh  meningkatnya  investasi  dan  membaiknya  ekspor,  serta  konsumsi masyarakat  yang  stabil.  Secara  regional,  seluruh  pulau  mengalami  pertumbuhan positif dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi paling tinggi di Sulawesi dan Jawa. Kontribusi daerah terhadap PDB pada triwulan IV tahun 2017 mengalami perubahan meskipun kontribusi terbesar terhadap PDB tetap didominasi pulau Jawa. 

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV tahun 2017 mengalami suplus sebesar  USD1,0  miliar,  lebih  rendah  dari  triwulan  IV  tahun  2016  yang  besarnya USD4,5 miliar maupun triwulan sebelumnya yang besarnya USD5,4 miliar. Surplus NPI  pada  triwulan  IV  tahun  2017  yang  lebih  rendah  ini  dipengaruhi  oleh meningkatnya defisit transaksi berjalan serta menurunnya surplus transaksi modal dan finansial. 

Nilai  total  ekspor  Indonesia  sampai  dengan  triwulan  IV  tahun  2017  sebesar USD168.728,6  juta,  mengalami  kenaikan  sebesar  16,8  persen  jika  dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016.  Kinerja ekspor nonmigas juga mengalami kenaikan yaitu sebesar 14,9 persen, ditopang oleh sektor industri yang proporsinya mencapai 74,1 persen dari total nilai total ekspor Indonesia.

Realisasi  penerimaan  negara  dan  hibah  hingga  tahun  2017  mencapai  Rp1.655,8 triliun,  meningkat  dari  realisasi  tahun  2016  yang  besarnya  Rp1.555,9  triliun. Peningkatan  tersebut  terutama  didorong  oleh  PNBP  yang  meningkat  17,7  persen dari  tahun  2016.  Sementara  itu,  realisasi  belanja  negara  hingga  tahun  2017 mencapai  Rp2.001,6  triliun  mengalami  peningkatan  7,4  persen  dibandingkan realisasi  tahun  2016.  Peningkatan  tersebut  terutama  didorong  oleh  belanja pemerintah  pusat  yang  meningkat  9,1  persen,  lebih  tinggi  dibandingkan peningkatan transfer ke daerah dan dana desa. Defisit anggaran hingga tahun 2017 mencapai Rp345,8 triliun atau 2,57 persen PDB, cenderung meningkat dibandingkan realisasi 2016.

Realisasi investasi untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) triwulan IV tahun 2017 besarnya Rp 67,6 triliun, lebih besar dari realisasi triwulan IV tahun 2016 atau tumbuh sebesar 16,4 (YoY). Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada triwulan IV tahun 2017 mengalami kenaikan atau tumbuh sebesar 11,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Penjualan  mobil  pada  triwulan  IV  tahun  2017  mencapai  275.722  unit,  atau mengalami penurunan sebesar 1,9 persen dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2016. Secara kumulatif, penjualan mobil sejak bulan Januari hingga Desember 2017 mencapai  1.079.598  unit  atau  mengalami  pertumbuhan  1,5  persen  dibandingkan penjualan mobil di tahun 2016. Kenaikan penjualan mobil  di tahun 2017 tersebut ditopang  oleh  kenaikan  penjualan  truk  dan  double  cabin  sebesar  45,0  dan  46,0 persen dibandingkan dengan penjualan pada tahun 2016.

Penjualan motor pada triwulan IV 2017 adalah sebesar 1,54 juta unit, atau menurun -2,15 persen. Secara akumulasi, penjualan motor di Indonesia selama tahun 2017 mencapai 5,89 juta unit, atau masih tumbuh 0,80 lebih rendah dibandingkan dengan penjualan pada tahun 2016. Pertumbuhan penjualan sepeda motor yang rendah ini menunjukkan  indikasi  perlambatan  pertumbuhan  daya  beli,  walaupun  harga komoditas (CPO dan Batubara) meningkat.

Penjualan  semen  pada  triwulan  IV  tahun  2017  mencapai  18,9  juta  ton,  atau meningkat sebesar 9,3 persen (YoY). Secara kumulatif, penjualan semen sepanjang Januari  hingga  Desember  2017  mencapai  66,4  juta  ton.  Penjualan  tersebut meningkat  7,3  persen  dibandingkan  triwulan  IV  tahun  2016,  didorong  oleh percepatan  proyek-proyek  pembangunan  infrastruktur,  pembangunan  program sejuta  rumah,  serta  pembangunan  fisik  di  daerah  pedesaan,  serta  tidak  adanya pemotongan anggaran pemerintah di pertengahan tahun.

 

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2017: Download

344623

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2018 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved