Choose Language
id us

Informasi Pembangunan

Penilaian Independen Sektor Infrastruktur Energi Indonesia

September 29th, 2020 2:35 am


Energi sangat penting bagi pembangunan ekonomi. Akan tetapi, kebijakan energi perlu seimbang dengan beragam tujuan — menjaga ketersediaan, akses yang terjangkau untuk layanan energi dan keberlangsungan. 

Ketegangan di antara semua hal ini sudah jelas. Investasi yang diperlukan untuk menyediakan pasokan yang aman, khususnya di negara seperti Indonesia dengan infrastruktur yang tidak memadai dan pertumbuhan ekonomi yang cepat, sehingga membuat keterjangkauan lebih sulit untuk dicapai. Adapun penekanan pada upaya meminimalkan harga mungkin bertentangan dengan prinsip keberlanjutan dan hal ini mendorong penggunaan bahan bakar fosil berbiaya lebih rendah meskipun ada kerusakan lingkungan dan kesehatan. 

Identifikasi bauran kebijakan yang tepat untuk memenuhi berbagai tujuan ini memainkan berperan penting dalam perumusan komponen energi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, 2020-2024. Untuk membantu hal ini,  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berkerja sama dengan Bank Pembangunan Asia dan tim konsultannya untuk mengevaluasi tantangan utama yang dihadapi sector energi selama lima tahun ke depan dan untuk mengembangkan proposal kebijakan yang menanggapi hal ini. Kertas Putih ini merupakan  kesimpulan dari penilaian ini dan usulan yang dihasilkan. 

Usulan yang ditetapkan di sini muncul dari proses berbasis bukti yang kuat yang mencakup spektrum sektor energi, termasuk reformasi kelembagaan, dukungan terhadap energi bersih, perluasan akses ke energi modern kepada daerah-daerah yang tidak terlayani dan menangani subsidi sambil mendorong keterjangkauan. Meskipun beberapa proposal kebijakan mungkin bersifat kontroversial dan tidak semua akhirnya masuk ke dalam RPJMN 2024, proses pengembangannya dan, khususnya, penggunaan analisis ekonomi pendukung biaya dan manfaat, memberikan model untuk pengembangan dan penilaian kebijakan di masa depan. 

Publikasi ini diproduksi dengan dana dari Program Bantuan Infrastruktur Berkelanjutan (Sustainable Infrastructure Assistance Program, SIAP). SIAP dibiayai oleh Pemerintah Australia dan dikelola oleh Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Sebagai penutup, perkenankan saya mengucapkan terima kasih kepada mitra-mitra kami dan dukungan keuangan yang telah memungkinkan perumusan Kertas Putih ini. Kami menyambut diskusi yang kami harapkan dari Kertas Putih ini serta komentar dan umpan balik dari para pembaca.

 

UNDUH DOKUMEN

Penilaian Independen Sektor Infrastruktur Energi Indonesia

Independent Assessment of Indonesia's Energy Infrastructure Sector

466

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2020 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//