Choose Language
id us

Berita Utama

Menteri PPN/Kepala Bappenas Dialog Revitalisasi Ketenagalistrikan di Batam

February 11th, 2015 5:44 pm


(Batam, 5/2) Menteri PPN/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago menjadi pembicara pada acara dialog yang diselenggarakan oleh Kompas Media Group yang bertemakan “Revitalisasi Batam: Keterbukaan dan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan” di Hotel Novotel Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada hari Kamis (5/2).

Turut hadir dalam dialog tersebut Deputi Bidang Perencanaan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Tamba P Hutapea; Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Sani; Walikota Batam Ahmad Dahlan; dan Ketua Badan Pengusahaan Batam, Mustofa Wijaya.

Menurut Menteri Andrinof, potensi energi ketenagalistrikan Indonesia yang besar harus diimbangi penyediaan pembangkit listrik yang besar. Hal tersebut apabila dilakukan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan tersedianya listrik dengan baik, maka seluruh sektor industri dapat bergerak lebih produktif.

“Apabila target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7 persen, maka target tersebut dapat lebih besar lagi, apabila didorong dukungan ketersediaan listrik yang memadai,” ujar Menteri Andrinof.

Menteri Andrinof mengatakan energi ketenagalistrikan merupakan satu dari empat sektor unggulan pembangunan untuk lima tahun ke depan. Untuk mencapai listrik nasional dan daerah yang berdaulat, pemerintah berupaya  meningkatkan kapasitas (availability), jangkauan (accessibility), dan kualitas (quality) pasokan tenaga listrik, serta memperbesar peran swasta.

“Partisipasi pengembang swasta dalam peningkatan pelayanan ketenagalistrikan nasional sangat penting.  Dalam program percepatan pembangunan pembangkit listrik 35 GW, sekitar 25 GW (71%) merupakan proyek pengembang swasta. Adapun hambatan pengembangan listrik swasta di Indonesia adalah masalah pembebasan lahan, financial close, dan penjaminan pemerintah (government guarantee),” jelas Menteri Andrinof.

Terkait hal tersebut, beliau mengatakan pemerintah melalui Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 3 Tahun 2015, akan semakin memper-mudah negosiasi harga antara PLN dengan IPP (Independent Power Producer) karena tidak lagi memerlukan persetujuan Menteri ESDM, dan semakin menguntungkan swasta karena ditetapkannya harga patokan tertinggi untuk IPP.

Selain itu, pemerintah akan mengoptimalkan bauran energi ketenagalistrikan, melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) produksi gas dan batubara nasional untuk ketenagalistrikan.

“Melalui kebijakan DMO, porsi pemanfaatan gas bumi dan batubara dalam negeri akan terus ditingkatkan. Pada tahun 2013, porsi gas bumi dan batubara untuk domestik lebih banyak daripada porsi untuk ekspor. Ditargetkan tahun 2019, sebesar 64% produksi gas dan 60% produksi batubara nasional dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri,” jelas Menteri Andrinof.

Dibandingkan dengan India, konsumsi listrik Indonesia hanya seperempat atau sepertiganya; dan dengan Singapura, hanya satu persepuluhnya. Sebenarnya, menurut Menteri Andrinof, Indonesia dapat lebih memaksimalkan pelayanan listrik ke masyarakat karena energi yang dimilikinya sangat besar. Namun, kebanyakan diantaranya diekspor, sehingga kebutuhan dalam negeri tidak tercukupi.

Terkait Batam, Menteri Andrinof mengatakan penyediaan listriknya masih belum sehat karena masih tergantung 100% pada energi fosil (70% gas bumi dan 30% batubara). Diperlukan upaya untuk menggunakan lebih banyak energi baru dan terbarukan, seperti tenaga sampah, gelombang/arus laut, ataupun angin.

Menteri Andrinof mengapresiasi kinerja PLN Batam yang melayani secara khusus penyediaan listrik di daerahnya. Akan tetapi, menurut beliau, kehandalan sistem ketenagalistrikan Batam masih perlu ditingkatkan karena masih rentan apabila terjadi gangguan pasokan gas.*

757

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//