Choose Language
id us

Berita Pembangunan

Menteri Bambang Sampaikan Pemindahan IKN Tingkatkan Peluang Bisnis Sektor Properti

September 19th, 2019 3:32 pm


JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur memberikan dampak ekonomi positif yang tidak hanya dirasakan jangka pendek, tetapi juga jangka menengah dan panjang karena meningkatnya peluang bisnis dan kesempatan kerja. “Pemindahan IKN akan meningkatkan investasi riil di Kalimantan Timur sebesar 47,7 persen. Sementara di Pulau Kalimantan sendiri akan meningkat 34,5 persen dan investasi riil di Indonesia diperkirakan mencapai 5 persen. Pembangunan IKN merupakan investasi yang lebih heavy pada sektor properti,” ujar Menteri Bambang dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Properti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Rabu (18/9).

Pemindahan IKN ke pusat pemerintahan baru sekaligus juga akan memindahkan ASN pusat, baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif ke Kalimantan Timur. Penyediaan perumahan dinas dan umum menjadi potensi bagi developer dan swasta. “Selain membangun perumahan, potensinya akan meluas hingga pengembangan fasilitas umum, seperti sarana kesehatan, pendidikan, perguruan tinggi, science technopark, perkantoran, pusat perbelanjaan, peningkatan bandara, pelabuhan dan jalan tol,” jelas Menteri Bambang dalam acara yang juga dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Abdul Jalil, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani dan Wakil Ketua Umum Bidang Properti Kadin Indonesia Hendro Gondokusumo.

Menteri Bambang mengatakan pemindahan IKN akan meningkatkan perdagangan antar wilayah, karena proses pembangunan akan membutuhkan suplai material dan barang. Selain itu, investasi juga akan berdampak pada penciptaan pertumbuhan ekonomi (PDB Riil) di Kalimantan Timur sebesar 7,3 persen, Pulau Kalimantan 4,7 persen dan nasional sebesar 0.6 persen. "Ibu kota baru ini jelas akan membutuhkan banyak tenaga kerja baru karena investasinya triliunan. Berdasarkan data Kementerian PUPR, setiap Rp 1 triliun investasi sektor konstruksi akan membutuhkan 14 ribu tenaga kerja. Adapun total kebutuhan investasi pembangunan ibu kota baru mencapai Rp 466 triliun. Berarti akan banyak kesempatan kerja di sana, sehingga peningkatan kesempatan kerja di Pulau Kalimantan diproyeksikan meningkat 10,5 persen dan dalam skala nasional sebesar 1 persen,” tutur Menteri Bambang.

 

793

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//