Choose Language
id us

Menteri Bambang Perkuat Peran Kementerian PPN/Bappenas sebagai SDGs Financing Hub

April 2nd, 2019 9:12 am


JAKARTA – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengapresiasi inisiatif Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sebagai Center of Sustainable Finance dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). “Sesuai dengan SDGs Nomor 17 yaitu kemitraan, pemerintah harus bisa mengajak pihak-pihak di luar pemerintah untuk ikut bersama-sama mensukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan yang memiliki tantangan dari segi sumber daya manusia dan pembiayaan yang tidak sedikit.  Oleh karenanya pemerintah perlu mengadakan kemitraan dalam mendukung percepatan pencapaian SDGs di Indonesia,” jelas Menteri Bambang dalam Seminar Keuangan Berkelanjutan dengan tema “Menyongsong Era Keuangan Masa Depan”, di Hotel Pullman pada Selasa (2/4).

LPPI dapat berperan dalam mendukung percepatan pencapaian SDGs di Indonesia. Peranan ini perlu diperluas dan dipertajam dengan membangun networking dengan institusi lain. “Divisi riset Center of Sustainable Finance dapat membangun kerjasama dengan Innovative Financing Lab (UNDP), serta memperluas kerjasama dengan Kementerian PPN/Bappenas sebagai koordinator nasional SDGs dalam menyelaraskan proses penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dengan Rencana Aksi Nasional (RAN) serta mengintegrasikan dan menyelaraskan Sustainability Report dengan mekanisme monitoring dan evaluasi untuk SDGs yang dilakukan Bappenas,” jelas Menteri Bambang.

Kementerian PPN/Bappenas berperan sebagai SDGs Financing Hub antara pemerintah, swasta dan masyarakat yang mengkoordinasikan, memfasilitasi, dan mensinergikan inovasi pembiayaan untuk SDGs. SDGs Financing Hub diharapkan mampu mempercepat pencapaian SDGs dengan menciptakan lingkungan pendanaan inovatif, membangun network strategis dan matchmaking, mengembangkan model, instrumen, dan teknologi, dan capacity building dan knowledge sharing.

Kebutuhan pembiayaan SDGs untuk memenuhi target SDGs tahun 2030 dibutuhkan pendanaan global sebesar USD 2,5-3 Trilliun per tahun. Pilihan sumber pembiayaan untuk SDGs yaitu sumber pemerintah, sumber pendanaan non pemerintah, dan sumber pendanaan yang sah dan tidak mengikat (business approach). “Agar kebutuhan investasi tidak hanya bergantung pada APBN, bisa dikembangkan dengan banyak cara antara lain filantropi, dana sosial keagamaan, sustainable CSR, Public Private Partnership (PPP), blended finance, dan pengembangan pembiayaan berkelanjutan melalui berbagai lembaga keuangan. Itulah berbagai opsinya, tugas kami Kementerian PPN/ Bappenas adalah untuk menjadi SDGs Financing Hub-nya,” tutur Menteri Bambang.

 

084

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//