Choose Language
id us

Berita Utama

Menteri Andrinof Minta Kabupaten/Kota Biasakan Berkoordinasi Dengan Provinsi

April 10th, 2015 2:28 pm


(Gorontalo, 31/3) Menteri PPN/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) Gorontalo pada hari Selasa (31/3), dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2016, yang bertemakan “Mendorong Per-cepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah serta Peningkatan SDM untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat yang Berkeadilan.”

Hadir Gubernur Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie; anggota DPR RI Elnino M. Husein Mohi; anggota DPD RI, Abdurrahman Abubakar Bachmid; Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Rustam Akili; dan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemen-terian Dalam Negeri, DR. Drs. Muh. Marwan.

“Saya memprioritaskan untuk datang ke Provinsi Gorontalo karena kesungguhan pemerintah Provinsi Gorontalo. Sebenarnya Provinsi seperti Gorontalo tidak perlu minta banyak-banyak, tetapi permintaan akan layak untuk diperhatikan apabila pemerintah dan masyarakatnya sama-sama menunjukkan ke-sungguhan untuk memajukan daerahnya,” ungkap Menteri Andrinof saat membuka acara Musrenbang tersebut yang diselenggarakan di di Hotel Maqna, Kota Gorontalo.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo, menurut Menteri Andrinof sangat spektakuler, yaitu sebesar 7,5-8 persen. “Pertumbuhan di atas  7   persen  ini   sudah   ditunjukkan  cukup

lama sejak provinsi ini terbentuk. Ini menunjukkan bahwa potensi daerah ini sangat besar dan luar biasa. Namun, potensi yang besar bisa tidak akan jadi apa-apa, kalau pemerintah dan masyarakat bersama unsur-unsur lainnya – DPRD, penegak hukum, dan tokoh-tokoh masyarakat – tidak bekerja bersama-sama secara kompak,” jelas beliau.

Banyak faktor yang diperlukan untuk meng-hasilkan kemajuan ekonomi, salah satunya memang adalah infrastruktur, yang menjadi permintaan setiap daerah. Padahal, dengan kondisi jalan yang terbatas, listrik terbatas, suatu daerah juga dapat mencapai pertum-buhan yang spektakuler, apabila pemerin-tahnya efisien dan mau melayani.

Menteri Andrinof juga menekankan pen-tingnya koordinasi vertikal dan horizontal pada setiap tingkatan pemerintah, dari Kabu-paten/Kota, Provinsi hingga ke Pemerintah Pusat. Proses perencanaan dan pembangunan daerah tidak boleh tanpa melalui proses koordinasi dan rekomendasi dari Gubernur, selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah.

“Saya menghimbau kalau ada Kabupaten/Kota yang mempunyai ide-ide bagus, biasakan membicarakannya di level Provinsi. Apabila langsung ke Bappenas, kemungkinan besar saya tolak. Secara prosedur dan sistem itu tidak baik. Biasakan berunding dan bermusyawarah

di tiap level, dan percayakan kepada level yang diberikan kewenangan,” jelas beliau.

Sejauh semuanya transparan dan akuntabel, menurut beliau, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sejauh niat pemerintah daerah itu baik dan ditunjukkan dengan kegigihan dan kesungguhan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas manusia dan masyarakat seperti yang diperlihatkan oleh Gorontalo, pemerintah pusat akan merespon dengan cepat.

Terkait harapan, Menteri Andrinof berkeinginan agar sistem dan proses perencanaan pembangunan terus diperbaiki. “Musyawarah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, dan intensitas komunikasi juga perlu ditingkatkan. Hal itu nantinya akan menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas. Tajam fokusnya, jelas arahnya, dan sinkron dengan apa yang direncanakan Pemerintah Pusat dan agenda pembangunan nasional lima tahun ke depan,” jelas beliau.

 “Saya sangat menghargai kinerja pemerin-tahan dan anggaran yang diperlihatkan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo. Tidak banyak pemerintahan daerah yang berani memasang komposisi belanja modal 70% kurang lebih dari total APBD. Sisanya untuk belanja pegawai dan belanja rutin,” jelas beliau.

Oleh karena itu, Bapak Presiden, Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian PPN/Bappenas sangat mengapresiasi dan merespon dengan sungguh-sungguh rencana-rencana pem-bangunan yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.  Alokasi anggaran publik yang lebih besar mengindikasikan Pemerintah Provinsi  Gorontalo sungguh-sungguh dalam membangun daerahnya.

“Kalau pemerintah daerahnya sungguh-sungguh, tulus, ikhlas, kerja keras, gigih, bagi pemerintah pusat adalah wajib untuk merespon rencana-rencana selanjutnya. Apabila hal seperti itu tidak ada, dan gigihnya pemerintah daerah hanya menagih, meminta dan menuntut, ya kita tidak akan tanggapi,” pungkas Menteri Andrinof.*

615

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//