Choose Language
id us

Berita Utama

Menteri Andrinof Dorong Pembangunan Kawasan Wisata Mandeh

May 19th, 2015 8:12 am


Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago berkunjung ke Mandeh, kawasan wisata yang masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) 2014, Sabtu (16/5). Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono dan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Bentang alam seluas 18.000 hektare di Teluk Carocok, Sumatera Barat tersebut akan dicanangkan Joko Widodo sebagai Kawasan Bahari Terpadu pada Juni 2015.

Kawasan Mandeh disebut sebagai kawasan wisata alam dengan kekayaan biota laut yang tak kalah dengan primadona wisata bahari Raja Ampat. Bahkan, akses menuju Mandeh yang berjarak sekitar 56 kilometer arah selatan Kota Padang lebih mudah dijangkau dibanding kawasan wisata di Papua Barat tersebut. "Via darat, hanya menghabiskan waktu 70 menit dari Kota Padang atau dua jam dari Bandara Internasional Minangkabau," ujar Menteri Andrinof di sela Mandeh Joy Sailing 2015 dan Festival Mandeh.

Agar wisatawan tertarik mengunjungi Mandeh, Menteri Andrinof menegaskan pentingnya transportasi air berupa bus air. Selain ramah lingkungan, bus air juga mampu menampung 50-100 orang sekaligus dalam sekali perjalanan. Terlebih, anggaran pengadaan bus air relatif kecil. Jika terwujud, bus air tersebut akan buang sauh di Pelabuhan Teluk Bayur.

Sepanjang perjalanan bus air yang diprediksi memakan waktu 1,5 jam, wisatawan bisa menikmati hamparan hutan bakau yang indah. Selain menjadi tempat tepat untuk menyelam sembari menikmati keindahan terumbu karang, Mandeh juga memiliki lansekap menakjubkan dengan sisi histroris yang kental, yakni dengan adanya situs sejarah bangkai kapal Boelongan milik Belanda yang tenggelam di kawasan perairan Mandeh setelah dikaramkan Jepang saat Perang Dunia ke-II.

Menteri Andrinof berharap kawasan Mandeh dapat berkembang menjadi wisata bahari yang berbasis masyarakat. "Dari pihak provinsi, kabupaten, masyarakat dan juga tidak lupa para pelaku usaha harus juga memberikan respon positif atau responsif terhadap ide pengembangan ini," tutup Menteri Andrinof.

596

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//