Choose Language
id us

Berita Utama

Menteri Andrinof Berikan Arahan Dalam Sosialisasi RPJMN 2015-2019 di Makassar

February 26th, 2015 9:51 am


(Makassar, 23/2) Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago memberikan arahan di acara Sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Adapun maksud forum tersebut adalah untuk mensosialisasikan pokok-pokok isi RPJMN 2015-2019 yang ditetapkan melalui Perpres No. 2 Tahun 2015, serta mendorong dilakukannya penyesuaian RPJMD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Hadir dalam forum tersebut Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo; anggota Komisi IX DPR RI, Amir Uskara; perwakilan Gubernur Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara; dan para rektor, tenaga ahli, delegasi LSM, dan tokoh-tokoh masyarakat.

“Sosialisasi RPJMN di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara ini sangat memudahkan saya, karena apa yang sudah dirumuskan dalam RPJMN, sebagian besar dari segi ide, substansi, dan langkah-langkahnya sudah dijalan-kan ketiga provinsi dengan hasil yang spektakuler,” ungkap Menteri Andrinof.

Disebut “spektakuler”, menurut beliau, karena tidak banyak negara dan provinsi yang angka pertumbuhan ekonominya di atas 7 persen. Hal ini dikarenakan ketiga provinsi tersebut benar-benar memanfaatkan dan membidik secara tepat sektor-sektor unggulan yang ada di daerahnya, serta didukung tata kelola yang baik, SDM yang berkualitas di setiap jenjang, dan lokasi yang strategis.

Gubernur Sulawesi Selatan juga menambahkan pencapaian daerahnya. “Sulawesi Selatan merupakan provinsi yang meraih penghargaan terbanyak se-Indonesia, yaitu 169 penghargaan nasional. Kami juga peraih WTP empat kali berturut-turut,” jelas Syahrul Yasin Limpo.

Menteri Andrinof kemudian menjelaskan lima sektor unggulan pembangunan. “Dalam RPJMN, kita telah memilih lima sektor unggulan, yaitu pangan, maritim, energi, pariwisata, dan industri. Kelima sektor ini status dan nilainya hampir sama. Selama ini kita kehilangan kesempatan dalam mengelola sektor tersebut, padahal potensi untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sangat terbuka,” jelas Menteri Andrinof.

Menurut beliau, Indonesia merupakan negara dengan alam dan budaya yang sangat kaya, serta lokasi yang sangat strategis, namun capaian pariwisata kita masih jauh dari hasil yang diharapkan.

Begitupula dengan energi, potensi dan cadangan sumber energi kita berlimpah (gas, batubara, dan geotermal) tetapi konsumsi listrik per kapita kita termasuk yang terendah se-Asia. Dari segi total output energi listrik, kita seperenam dari India dan seperduapuluh dua dari China.

Hal yang serupa juga tampak pada capaian kelautan. Negara yang luas wilayahnya 2/3 lautan dan garis pantai terpanjang nomor dua di dunia, tetapi produksi tangkap dan budidaya ikannya 1/5 dari negara yang jauh lebih kecil.

“Hal itu semua menunjukkan ada peluang yang hilang dan potensi yang belum tergarap untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Menteri Andrinof.

Terkait energi, Menteri Andrinof mengatakan listrik merupakan modal penting bagi pembangunan. “Kita tidak bisa membicarakan rencana yang lain, kalau tidak merencanakan produksi listrik. Kita tidak dapat membicarakan peningkatan kawasan indusri, kapasitas pelabu-han perikanan, dan jasa perhotelan dan perdagangan, kalau tidak memikirkan suplai listriknya,” jelas beliau.

Menteri Andrinof juga menyampaikan harapannya terhadap pemerintah daerah Sulawesi. “Daerah ini tinggal selangkah lagi mengambil peran sebagai leader dan lokomotif bagi kemajuan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Untuk itu, jangan hanya berpikir mengakumulasi yang sudah ada,” pungkas beliau.*

674

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//