Choose Language
id us

Informasi Pembangunan

Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2020

December 18th, 2020 7:17 pm


Kondisi perekonomian global pada triwulan III tahun 2020 membaik, namun belum merata sejalan dengan perkembangan kasus Covid-19 di masing-masing negara. Perekonomian Amerika Serikat terkontraksi 2,9 persen (YoY), Korea Selatan terkontraksi 1,3 persen (YoY), sementara Jepang terkontraksi 5,8 persen (YoY). Di sisi lain, perekonomian Tiongkok telah kembali tumbuh sebesar 4,9 persen (YoY), meskipun masih lebih rendah dari tingkat sebelum pandemi. Harga komoditas internasional juga membaik dibandingkan triwulan sebelumnya walaupun masih rendah. Harga komoditas pertanian pada triwulan III tahun 2020 bahkan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Perekonomian Indonesia pada triwulan III tahun 2020 terkontraksi 3,5 persen (YoY). Kondisi tersebut lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya yang terkontraksi hingga 5,3 persen (YoY). Perbaikan tersebut didorong oleh peningkatan pengeluaran pemerintah khususnya realisasi bantuan sosial untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Selain itu, juga terjadi perbaikan kinerja pada seluruh kelompok pengeluaran. Dari sisi sektoral, terdapat tujuh sektor yang tumbuh positif pada triwulan III tahun 2020, salah satunya sektor pertanian. Sementara aktivitas pariwisata yang masih tertekan menyebabkan kontraksi cukup dalam pada sektor transportasi dan sektor akomodasi. Kunjungan wisatawan mancanegara pada triwulan III sebanyak 475 ribu kunjungan, yang didominasi oleh wisatawan dari Timor Leste dan Malaysia. Pada triwulan berjalan, aktivitas pariwisata bergantung pada wisatawan domestik.

Realisasi Belanja K/L hingga September 2020 tumbuh 13,7 persen (YoY) yang didorong oleh peningkatan realisasi pada belanja barang dan bantuan sosial dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Realisasi Bantuan Sosial mencatat pertumbuhan sebesar 79,8 persen (YoY). Di sisi lain, realisasi pendapatan negara dan hibah mencapai 68,2 persen dari target APBN Perpres 72/2020. Secara keseluruhan, hingga akhir September 2020, defisit anggaran sekitar 4,2 persen terhadap PDB. Rasio utang pemerintah terhadap PDB sebesar 36,4 persen, yang digunakan untuk pembiayaan pemulihan ekonomi. Realisasi pembiayaan anggaran mencapai 75,5 persen dari pagu Perpres 72/2020.

Sepanjang Juli-September, Bank Indonesia menahan suku bunga kebijakan pada level 4,00 persen dalam rangka menjaga stabilitas nilai Rupiah dan mendorong pemulihan ekonomi. Sepanjang triwulan III Rupiah relatif stabil dengan penguatan 1,8 persen dari triwulan sebelumnya. Perkembangan inflasi pada triwulan III rendah dan berada di bawah batas minimal sasaran inflasi 2020. Sepanjang Juli-September terjadi deflasi sebesar 0,1 persen setiap bulannya.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2020 : Download

 
3691

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2021 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//