Choose Language
id us

Laporan Dari AS: Apresiasi Kesuksesan Indonesia, Amerika Serikat Hibahkan Program Compact untuk Kali Kedua

April 12th, 2019 11:31 pm


WASHINGTON DC – Setelah sukses melaksanakan hibah Compact yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia pada perode 2013-2018, Indonesia kembali diberi kepercayaan untuk menerima hibah yang menjadi salah satu pilar utama Kemitraan Komprehensif Amerika Serikat-Indonesia tersebut.Pemerintah Indonesia mengusulkan tema “Unlocking Development Constraints” untuk hibah Compact periode kedua karena selain ditargetkan untuk mendukung Rencana Pembangunan Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, juga dibidik untuk mengatasi berbagai kendala pembangunan di Indonesia.

“Mewakili Pemerintah Indonesia, saya menyampaikan apresiasi kami yang sebesar-besarnya kepada Dewan Millennium Challenge Corporation (MCC) atas keputusan yang menyatakan Indonesia sekali lagi menjadi negara yang terbukti pantas menerima hibah Compact untuk kali kedua. Program Compact periode dua ini diharapkan mampu mendorong Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah ke atas dengan fokus pada agenda pembangunan energi baru terbarukan, air bersih, dan sanitasi. Sebagai koordinator nasional untuk persiapan hibah Compact kedua, Kementerian PPN/Bappenas sebagai perwakilan Indonesia siap untuk bekerja sama dengan MCC,” jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada Pertemuan Bilateral Indonesia-MCC yang berlangsung Jumat (12/4), di Kedutaan Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Washington DC.

Menteri Bambang menegaskan, Kementerian PPN/Bappenas telah menyiapkan analisis kendala yang tidak hanya fokus pada kendala pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kendala pembangunan dengan pertimbangan luasnya Indonesia dan kompleksitas yang berbeda dibandingkan negara mitra MCC lainnya. “Dalam analisis kendala tersebut, kami akan mempertimbangkan karakteristik Indonesia, kemajuan, dan tantangan pembangunan Indonesia. Analisis kendala tersebut nantinya akan menjadi referensi untuk mendefinisikan proyek dalam program Compact Kedua. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memperhitungkan pencapaian dan pelajaran yang dipetik dari program Compact Pertama, yaitu mekanisme penyelengaraan programdan kerangka kerja institusional yang lebih ramping, tidak rumit, dan tidak berbelit-belit,” jelas Menteri Bambang.

Kementerian PPN/Bappenas menganalisis kendala untuk hibah Compact kedua dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode Growth Diagnostics dengan fokus identifikasi pada beberapa kendala dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diklasifikasikan menjadi kendala yang paling mengikat, kendala mengikat, dan kendala tidak mengikat. Menteri Bambang menegaskan Kementerian PPN/Bappenas membentuk panel analisis kendala yangterdiri atas delapan anggota perwakilan, yakni: (1) Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Badan Pusat Statistik dari Pemerintah Indonesia; (2) Kamar Dagang dan Industri Indonesia dari sektor swasta; (3) Yayasan Kesehatan Wanita dari masyarakat sipil; (4) Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung dari akademisi.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Bambang berharap bahwa program Compact kedua dapat lebih menjaring partisipasi masyarakat. “Saya berharap program Compact kedua dapat meningkatkan dan memperkaya beberapa elemen dari proyek-proyek sebelumnya yang tetap relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia, dengan lebih banyak mendorong keterlibatan partisipasi masyarakat. Saya juga mempertimbangkan energi baru terbarukan serta air bersih dan sanitasi berbasis masyarakat menjadi potensi proyek utama dari program Compact kedua,” pungkas Menteri Bambang.

028

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//