Choose Language
id us

Berita Pembangunan

Kementerian PPN/Bappenas Gelar Seminar Nasional Hasil Kajian Tim Analisa Kebijakan

January 29th, 2015 11:20 am


(Jakarta, 29/1) Kementerian PPN/ Bappenas menyelenggarakan Seminar Nasional Hasil Kajian Tim Analisa Kebijakan (TAK) "Menuju Pembangunan yang Berkualitas dan Berkelanjutan". Acara yang dihadiri beberapa Pejabat Eselon I dan II Bappenas tersebut di-mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Serba Guna 1-3 Gedung Utama Bappenas.

Seminar ini merupakan tahap akhir dari finalisasi policy paper yang disiapkan oleh TAK Kementerian PPN/Bappenas. Selain tentang ketahanan pangan, topik lain yang dibahas adalah mengenai keta-hanan energi, dan strategi pariwisata di Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Staf Ahli Kementerian PPN/Bappenas bidang Hubungan Kelembagaan, Dr. Ir. Dida Heryadi Salya, MA, mengapresiasi Tim Penyusun yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. "Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Penyusun. Semoga masukan-masukan dalam seminar ini dapat menjadi masukan yang berharga dan berkualitas ke depannya," ujar Dida Heryadi.

Ketahanan pangan, ketahanan energi, kemaritiman, pari-wisata, dan infrastruktur merupakan prioritas pemerin-tah Kabinet Kerja Jokowi-JK dalam lima tahun ke depan. Ketua kelompok kajian TAK bidang ketahanan pangan, Budi Santoso, MA, menyam-paikan bahwa harus ada perubahan cara berpikir untuk memenuhi target ketahanan pangan.

"Paradigma target ketahanan pangan harus kita ubah menjadi mensejah-terakan para petani," kata Budi Santoso.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Santoso juga menyampaikan beberapa rekomendasi untuk pengembangan ketahanan pangan di Indonesia. Pening-katan kesejahteraan petani sangat tergantung dari keberhasilan untuk meningkatkan rata-rata penguasaan lahan di tingkat petani. Adapun potensi perluasan lahan teridentifikasi pada lahan sub- optimal yang sangat luas di luar Pulau Jawa (Papua dan Kalimantan).

"Pengembangan kegiatan usaha tani terpadu dengan pendekatan kawasan perlu terus dikembangkan dengan meng-alokasikan dana anggaran yang memadai di tingkat daerah," kata Budi Santoso.

TAK Kementerian PPN/Bappenas tersebut juga memaparkan rekomendasi bagi pemerintah supaya dapat bertindak strategis untuk memperbaiki kondisi ketahanan energi. Pertama, pemerintah harus meningkatkan produksi minyak dan gas bumi. Kedua, harus menye-diakan energi untuk daerah terpencil, perbatasan, dan pulau kecil. Ketiga, harus mampu meningkatkan efisiensi konsumsi energi dengan membangun pusat konservasi energi. Terakhir, berani memperbaiki regulasi yang menghambat pembangunan sektor energi.

Selain mendapatkan masukan dari narasumber yang hadir, tim analisa tersebut juga mendapatkan banyak masukan dari hasil diskusi pagi itu. Seperti Prof. Widodo Wahyu Purwanto, Dosen Universitas Indonesia yang memberikan masukan, baik saran dan perbaikan, mengenai pembahasan policy paper kajian ketahanan pangan.*

1099

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//