Choose Language
id us

Berita Utama

Kementerian PPN/Bappenas Bahas Anggaran Dengan Komisi XI DPR RI

February 12th, 2015 4:48 pm


(Jakarta, 10/2) Menteri PPN/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago, beserta Pejabat Eselon I dan II Kementerian PPN/Bappenas menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI terkait “RKA-K/L RAPBN Perubahan Tahun 2015” di InterContinental Jakarta MidPlaza Hotel, Jl. Jendral Sudirman Kav. 10-11, Jakarta Pusat, hari Selasa (10/2) pukul 21.00 WIB.

Raker diawali dengan sambutan pembuka oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Fadel Mohammad. “Malam ini kita akan membicarakan hal yang rutin terkait anggaran Kementerian PPN/Bappenas. Akan tetapi, karena Menterinya baru, tentu Saudara-Saudara dari Komisi XI ingin mendengar gagasan dan pemikiran baru dari Saudara Menteri. Kami sebagai mitra kerja, tentu akan memberikan dukungan penuh, sehingga Kementerian PPN/Bappenas benar-benar menjadi the brain of the nation, dan menjadi pegangan Presiden dalam mengambil keputusan dan kebijakan pembangu-nan,” ungkap Fadel Mohammad.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Andrinof memaparkan rencana anggaran Kementerian PPN/Bappenas.

“Kementerian PPN/Bappenas telah me-ngajukan anggaran tahun 2015 sebesar 1 triliun 88,11 miliar. Kami tidak mengajukan tambahan anggaran karena ingin mempertahankan dan menggunakan apa yang sudah diajukan di APBN induk,” jelas Menteri Andrinof.

Di tahun 2015, Kementerian PPN/Bappenas merencanakan anggaran untuk program perencanaan pembangunan nasional sebesar Rp438,83 miliar; program peningkatan sarana-prasarana aparatur sebesar 40 miliar; dan program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis sebesar Rp604,8 miliar, yang terdiri dari, rupiah murni sebesar Rp364,21 miliar; pinjaman luar negeri sebesar Rp240,07 miliar; serta hibah luar negeri sebesar nol rupiah.  

Tujuan program utama Kementerian PPN/Bappenas tidak jauh berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertama, terwujudnya rencana pembangunan nasional, melalui RPJMN dan RKP yang berkualitas. Kedua, terwujudnya koordinasi kebijakan pembangunan lainnya sesuai peran institusi.

Sementara, sasaran strategis dari program utama tersebut, antara lain: meningkatnya kualitas perencanaan dan pendanaan baik sektoral, lintas sektoral, maupun lintas wilayah; meningkatnya kualitas koordinasi, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaksanaan perencanaan pembangunan nasional; dan meningkatnya kualitas kajian dan evaluasi kebijakan pembangunan.

 “Selain itu, Kementerian PPN/Bappenas juga mengemban tugas tambahan, yaitu berperan sebagai think thank,  mempersiapkan dukungan kebijakan harian untuk Presiden, dan juga melayani berbagai keperluan kebijakan nasional,” ungkap Menteri Andrinof.

Adapun berikut beberapa masukan dari anggota  Komisi  XI  DPR RI.  Pertama, Kementerian PPN/Bappenas harus berfungsi sebagai central state planning. Kedua, meningkatkan peran institusi sebagai koordinator pendanaan, khususnya dalam pembuatan kebijakan fiskal dan moneter. Ketiga, instrumental monitoring dan evaluasi harus benar-benar dilakukan untuk digunakan sebagai bahan masukan perencanaan berikutnya. Keempat, usulan program pembangunan untuk APBN 2016 yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah melalui Kementerian PPN/Bappenas, sebelum disebarkan Pemerintah ke Kementerian/Lembaga, harus dikonsultasikan ke Komisi XI. Kelima, Komisi XI siap berperan sebagai saluran aspirasi masyarakat dengan mengadakan forum konsultasi publik dan sosialisasi RPJMN. Keenam, asumsi, anggaran, dan target pertumbuhan menjadi isu penting dan focal point APBN kita. Untuk itu, target-target pertumbuhan harus lebih optimis, khususnya indeks gini. Ketujuh, dengan visi, misi, dan target Presiden yang baru, sebaiknya anggaran lebih ditingkatkan dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan kapasitas masyarakat. Kedelapan, program penting yang lalu harus diperhatikan keberkelanjutan dan dukungan pendanaannya. Kesembilan, terjadi disparitas pembangunan infrastruktur antar daerah. Terakhir, defisit APBN sebesar 1% tahun 2019 tidak dapat terselesaikan apabila masalah defisit transaksi berjalan tidak terselesaikan.*

1030

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//