Choose Language
id us

Kejar Target 100 Persen Akses Air Minum dan Sanitasi di 2019, Bappenas Optimalkan DAK dan Dana Desa

November 7th, 2017 9:14 am


JAKARTA – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menggarisbawahi bahwa pemenuhan akses air minum dan sanitasi merupakan prioritas pembangunan nasional yang harus diperhatikan. Beliau menambahkan saat ini masalah air minum dan sanitasi sudah dimasukkan ke dalam Rencana Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, oleh karena itu masalah ini tidak bisa diabaikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Bambang saat memberi sambutan dalam Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2017 dengan tema “Kerja Bersama Kejar Akses Universal”, yang diselenggarakan di Le Meridien Hotel, pada Selasa (7/11).

“Kita sudah punya target ambisius, yaitu akses air minum harus 100% dan sanitasi juga 100%. Kalau dilihat dari data BPS, capaian akses air minum terkini baru mencapai 71,14% dan akses sanitasi 67,2%. Untuk mencapai kebutuhan 100% kita masih butuh 257 triliun untuk air minum dan 273 triliun untuk sanitasi. Harus ada upaya lebih untuk menjadikan dua hal ini sebagai prioritas,” terang Menteri Bambang.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas sekaligus Penanggungjawab KSAN Rudy Prawiradinata mengatakan KSAN tahun 2017 terfokus pada pembiayaan sektor air minum dan sanitasi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi pemerintah dan mitra lainnya.

“Diharapkan dengan adanya konferensi in kita semakin sadar bahwa pemenuhan kebutuhan air minum dan sanitasi harus bergerak bersama, baik pemerintah, swasta, non-pemerintah, sampai masyarakat untuk mencapai universal,” tutur Rudy.

Menteri Bambang melanjutkan adapun sumber dana yang dapat dioptimalkan meliputi sumber dana dari pemerintah yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana desa. Namun, untuk sumber alternatif dapat diotimalkan dengan mendorong partisipasi swasta yaitu melalui coorporate social responsibility (CSR), Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), pembiayaan mikro, dan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf).

“Itu yang mau kita manfaatkan dan kita gabungkan supaya lebih besar manfaatnya terhadap masyarakat. Melalui KSAN ini kita butuh sinergi dan kolaborasi dalam segala aspek termasuk pembiayaan untuk mewujudkan target yang telah dicanangkan,” ujar Menteri Bambang.

3598

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2018 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved