Choose Language
id us

Berita Pembangunan

Indonesia-Australia Jajaki Kerja Sama Pendirian Organisasi Infrastruktur Independen

May 7th, 2015 2:00 pm


Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) bersama badan naungan Australian Aid, Indonesia Infrastructure Initiative, menggelar Lokakarya Indonesia Institute for Infrastructure Development Effectiveness (3IDE) di Jakarta, Rabu (6/5). Turut hadir dalam acara tersebut, Deputi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Luky Eko Wuryanto, Deputi Bidang Sarana Prasarana Bappenas Dedy Supriyadi Priatna, Direktur Perencanaan Infrastruktur Badan Koordinasi Penanaman Modal Rudy Salahuddin, dan Civil Engineering Discipline Leader University of Melbourne Colin Duffield.

Rencananya, pemerintah akan menginisiasi pembentukan organisasi independen di bidang infrastruktur yang berfungsi untuk mengusulkan dan mengevaluasi kebijakan. “Instansi ini nantinya akan menjaring komunikasi sehingga semua kebijakan bisa berkomunikasi dengan baik,” ungkap Deputi Luky.

Organisasi triple helix tersebut akan beranggotakan trio pemerintah, swasta, dan universitas. Deputi Dedy menyebut fungsi utama organisasi tersebut ibarat the bottlenecking, yakni sebagai penggodok rekomendasi bagi  pemerintah agar pembangunan infrastruktur di Indonesia bisa lebih cepat dan lancar untuk investor.  

Meski diinisiasi pemerintah, 3IDE akan dibiayai swasta yang menjadi anggota. Nilai yang harus dibayar kini tengah dijajaki melalui survei willingness to pay. Model pembiayaan tersebut mengikuti dua organisasi serupa di Australia. Insentif bagi swasta agar mau membiayai organisasi terletak pada privilese keanggotaan untuk mengajukan usulan semisal insentif untuk investasi, perubahan peraturan presiden, penggubahan undang-undang, dan sebagainya.

“Institut ini menjadi advokat, menjadi penyambung dengan pemerintah agar pemerintah mau melakukan usulan,” ungkap Deputi Dedy. Hingga saat ini, tiga perguruan tinggi terkemuka, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada, sudah mendukung usulan pembentukan organisasi tersebut. Ke depan, Asian Development Bank dan Bank Dunia disebut sebagai dua anggota potensial.

516

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//