Choose Language
id us

Berita Kerjasama

Dukung SDGs, P4G Berikan Scale-Up Funding untuk Tiga Kemitraan Inovatif di Indonesia

May 20th, 2020 10:32 am


Jakarta, Indonesia –– Inisiatif Kemitraan untuk Pertumbuhan Hijau dan Tujuan Global 2030 (Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030) atau yang dikenal dengan P4G memberikan scale-up funding kepada tiga proyek kemitraan publik-swasta yang menawarkan solusi inovatif untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan pada tiga sektor prioritas Indonesia, yakni pangan, energi bersih, dan ekonomi sirkular. Secara total, sepanjang 2020, P4G telah mendanai Sembilan kemitraan yang bersifat perluasan skala kegiatan (scale-up) untuk mengakselerasi ide-ide transformatif dan membantu berbagai negara untuk mencapai tujuan-tujuan berkelanjutan, serta membantu negara-negara tersebut memenuhi ambisi target penanganan perubahan iklimnya.

”Pemerintah mengapresiasi ketiga proyek kemitraan terpilih yang fokus pada prioritas pembangunan Indonesia. Proyek kemitraan ini merupakan contoh konkret bagaimana pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dapat bekerja sama secara kolaboratif untuk membantu Indonesia mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) dan tujuan penanganan perubahan iklim,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sekaligus wakil Pemerintah Indonesia dalam keanggotaan P4G.

Dengan telah dibentuknya P4G Indonesia National Platform, saat ini Indonesia memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mendorong dan mengakselerasi implementasi program dari proyek kemitraan tersebut. Selain itu, Menteri Suharso juga berharap dukungan proyek kemitraan ini akan sejalan dan membantu upaya pemulihan ekonomi dunia, terutama Indonesia, pasca masa pandemi Covid-19 menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan lebih hijau.

P4G berinvestasi pada kemitraan start-up (hingga USD  100.000) dan kemitraan scale-up (hingga USD 1 juta) yang menawarkan solusi konkret untuk mengarahkan pertumbuhan ekonomi pada lima area TPB/SDgs, yakni pangan dan pertanian, air, energi, kota, dan ekonomi sirkular. Tiga proyek kemitraan di Indonesia yang memperoleh scale-up funding tersebut adalah:

  • Women’s Livelihood Bond Series: Solusi keuangan inovatif berbasis pasar yang dirancang untuk memobilisasi permodalan dalam rangka pemberdayaan perempuan. Kemitraan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 491.000.
  • Halving Food Loss and Waste by Leveraging Economic Systems (FLAWLESS): pengembangan, pengujian, dan implementasi model yang layak secara komersial dan akan menghasilkan keuntungan finansial dengan mengurangi limbah makanan. Kemitraan ini mendapatkan pendanaan sebesar USD 826.000.
  • Getting to Zero Coalition: Kemitraan ini berupaya untuk mendorong beroperasinya kapal pengangkutan tanpa emisi pada 2030 yang akan mendukung perdagangan internasional. Kemitraan ini menerima pendanaan sebesar USD 530.000.

“Melalui Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon, Indonesia telah memetakan jalur menuju masa depan untuk diikuti pihak lain. Kami senang dapat mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi Indonesia melalui beragam kemitraan scale-up pada 2020. Kemitraan untuk menangani masalah limbah makanan yang awalnya bersifat start-up di Indonesia, saat ini mulai meningkatkan skalanya melalui proyek FLAWLESS, sebuah kerja sama yang membantu mengatasi isu ketahanan pangan. Melalui Women’s Livelihood Bond dengan strategi model inovasi pembiayaan untuk perempuan, kami mendukung perempuan untuk mampu mengakses modal dalam rangka pemulihan ekonomi pasca Covid-19 dan seterusnya. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia National Platform untuk mengakselerasi agen perubahan ini,” ungkap P4G Global Director Ian de Cruz,

Selain pada kemitraan scale-up 2020, P4G saat ini juga berinvestasi tujuh proyek kemitraan lainnya di Indonesia. Informasi lebih lanjut tentang kemitraan tersebut tersedia di www.p4gpartnerships.org.

 

Tentang P4G

P4G – Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030 – berinvestasi pada lebih dari 50 proyek kemitraan publik-swasta di berbagai negara berkembang. P4G merupakan kemitraan kolaboratif antara 12 negara anggota: Banglades, Chili, Kolombia, Denmark, Etiopia, Indonesia, Kenya, Meksiko, Belanda, Republik Korea, Afrika Selatan, dan Vietnam. P4G didanai oleh pemerintah Denmark dan Belanda, serta dioperasionalisasikan di World Resources Institute. Organisasi mitra lain yang terlibat antara lain, C40 Cities, Global Green Growth Institute, International Finance Corporation, United Nations Global Compact, dan the World Economic Forum.

 

 


 

 

Promoting SDGs, P4G Awards Scale-Up Funding to Three Innovative Partnerships in Indonesia

Jakarta, Indonesia –- The Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030 (P4G) initiative awarded scale-up funding to three public-private partnerships with innovative solutions to advance Indonesia’s top sustainable growth priorities in food, clean energy and circular economy. Throghout 2020, P4G awarded a total of nine partnerships scale-up funding to accelerate their transformative ideas and help countries reach their sustainability objectives and meet their climate ambitions.

“The Government of Indonesia (GoI) appreciated the three selected partnership projects that focus on Indonesia's development priorities. This partnership project is a concrete example of how the government, the private sector, and the community can work collaboratively to help Indonesia achieve Sustainable Development Goals,” Minister of National Development Planning/Head of Bappenas also assigned Government of Indonesia’s P4G representative Suharso Monoarfa emphasized. “The Government is pleased to hear the selection of the three new partnerships working on important development priorities in Indonesia. These partnerships are concrete examples on how the government, private sector and civil society can work collaboratively to help Indonesia reach its SDGs and climate goals.” Said Minister of National Development Planning Agency/Bappenas and P4G Board Member Suharso Monoarfa

With the establishment of P4G Indonesia National Platform, Indonesia now has a stronger foundation to support and accelerate the work of these partnerships. Furthermore, Minister Suharso hopes that the support of partnerships would be aligned and could assist the global economic recovery, especially for Indonesia, after Covid-19 pandemic period towards more sustainable and greener economy.

P4G invests in Start-Up (up to $100,000 in funding) and Scale-Up Partnerships (up to $1 million in funding) that provide concrete solutions to deliver economic growth in five Sustainable Development Goal areas, namely food and agriculture, water, energy, cities and the circular economy. The 2020 Scale-Up Partnerships working in Indonesia include:

  • Women’s Livelihood Bond Series: This market based innovative finance solution sets out to mobilize capital for women empowerment. The partnership has been awarded $ 491,000.
  • Halving Food Loss and Waste by Leveraging Economic Systems (FLAWLESS): developing, road testing, and deploying a commercially-viable model which will monetize the benefits of reducing Food Loss and Waste (FLW). The partnership has been awarded $ 826,000.
  • Getting to Zero Coalition: The Getting to Zero Coalition will work toward having commercially viable zero emission deep sea vessels operating by 2030. The partnership has been awarded $ 530,000.

“Through the Low Carbon Development Initiative, Indonesia is charting a path forward for others to follow. We’re pleased to support Indonesia’s economic growth and recovery through a diverse array of 2020 Scale-Up Partnerships. What started as a start-up partnership in Indonesia tackling food loss and waste is now a scale-up through FLAWLESS, a partnership that could help address key food security issues. Through Women’s Livelihood Bond and its delivery of innovative financing models for women, we’re supporting women with access to capital through the COVID-19 recovery and beyond. We look forward to working with the Indonesian National Platform to accelerate these changemakers,” said P4G Global Director Ian de Cruz.

In addition to the 2020 Scale-Up Partnerships, P4G currently invests in seven partnerships working in Indonesia. Further information on all the partnerships is available at www.p4gpartnerships.org.

 

About P4G

P4G – Partnering for Green Growth and the Global Goals 2030 – invests in over 50 public-private partnerships with projects in developing countries. P4G is a collaborative partnership among 12 partner countries: Bangladesh, Chile, Colombia, Denmark, Ethiopia, Indonesia, Kenya, Mexico, the Netherlands, the Republic of Korea, South Africa and Vietnam. P4G is funded by the governments of Denmark and the Netherlands and hosted at the World Resources Institute. Other partner organizations include C40 Cities, Global Green Growth Institute, International Finance Corporation, United Nations Global Compact and the World Economic Forum.

 

1179

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2020 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//