Choose Language
id us

Berita Pembangunan

Dalam Rangka Economic Work Tour 2015, Mahasiswa Institut Pertanian Bogor Kunjungi Kementerian PPN/Bappenas

May 5th, 2015 10:28 am


Kementerian PPN/Bappenas menerima kunjungan puluhan mahasiswa/i jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor, Selasa (5/5).  Lawatan para mahasiswa program studi ekonomi syariah dan ekonomi pembangunan tersebut dalam rangka program kampus bertajuk Economic Work Tour 2015.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat Bappenas Ismet Mohamad Suhud dan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Perencanaan Ekonomi Makro Yulius. Dalam paparan bertema Target Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Akibat dari Penetapan Harga BBM Berdasarkan Fixed Subsidy, Kasubdit Yulius memamparkan tiga poin dampak penerapan kebijakan tersebut. Pertama, urgensi realokasi subsidi energi untuk peningkatan kualitas belanja negara.  “Peningkatan belanja modal untuk mendukung capaian target pertumbuhan ekonomi dan proyek infrastruktur,” papar beliau.

Penurunan angka subsidi energi tersebut disebabkan tiga faktor, yakni               (1) penghapusan subsidi BBM jenis Premium per 1 Januari 2015  dan  penerapan subsidi tetap (fixed subsidy) Rp 1000 per liter untuk BBM jenis solar; (2) turunnya volume konsumsi  BBM bersubsidi secara bertahap sebesar 10% per tahun, sejalan dengan upaya pengalihan konsumsi BBM bersubsidi ke energi baru & terbarukan; (3) penerapan tariff adjustment (penyesuaian tarif) terhadap 12 golongan pelanggan listrik. Kedua, penurunan juga berdampak pada peningkatan belanja bantuan sosial yang diprediksi meningkat dari Rp 115 triliun di 2015 menjadi Rp 120 triliun di 2016. Ketiga, realokasi subsidi energi juga berdampak pada peningkatan alokasi dana desa.

Proyeksinya, peningkatan jumlah dana desa pada 2016 menjadi Rp 74,46 triliun, naik hampir tiga kali lipat dari 2015, yakni sebesar Rp 20,8 triliun. Sesuai amanat Undang-undang No. 6 Tahun 2014, mulai 2016, alokasi dana desa mencapai 10% dari total dana transfer ke daerah. “Jika semua faktor kondusif, pertumbuhan ekonomi berpotensi lebih tinggi dari target, yaitu dapat mencapai 6 persen atau lebih,” tandas Kasubdit Yulius.

856

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//