Choose Language
id us

Berita Kerjasama

Bertolak ke Azerbaijan, Menteri Andrinof Sampaikan Tantangan Pembangunan Perkotaan di Indonesia

May 13th, 2015 9:51 am


Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Challenges and Opportunities for Livable Asian Cities yang digelar dalam rangka Sidang Tahunan ke-48 Asian Development Bank di Baku, Azerbaijan, Minggu (3/5). Turut hadir dalam acara tersebut, Hans Joachim Fuchtel, Parliamentary State Secretary, Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan  Jerman (BMZ)/Governor of ADB for Germany, Naoko Ishii, CEO and Chairperson Global Environment Facility, Mr. Lee Kun Ki, Wakil Walikota Metropolitan Seoul, dan  Mr. Liu Thai-Ker, Director RSP Architects, Planers & Engineers, Singapore/Chairman of the Advisory Board of Center of Livable Cities/Member of the CDIA Advisory Panel.

Dalam paparannya, Menteri Andrinof menyampaikan bahwa permasalahan mendasar pembangunan perkotaan di Indonesia adalah konsentrasi penduduk di Pulau Jawa. Sebanyak 60 persen penduduk Indonesia mendiami Pulau Jawa yang luasnya hanya 7 persen dari luas daratan Indonesia. “Di Indonesia sampai saat ini belum ada kota yang benar-benar dibangun oleh pemerintah,” ujar beliau.

Strategi pemerintah ke depan adalah menyebarkan pembangunan ke luar Pulau Jawa. Untuk mewujudkan wacana tersebut, perlu dilakukan redistribusi penduduk dengan membangun kota-kota di luar Pulau Jawa. Inilah yang menjadi salah satu agenda prioritas Pemerintah Indonesia dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Kota layak huni (livable city) pada dasarnya adalah kota yang nyaman  untuk ditinggali. Kelayakan tersebut tidak hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur yang terbangun dengan baik, melainkan juga diukur dari  infrastruktur yang ramah lingkungan dan infrastruktur yang memperluat  kohesivitas sosial. Menilik sejarah, khususnya sejak krisis ekonomi politik akhir 1990-an, Indonesia perlu  pembangunan kota berketahanan ekonomi  (economic resilient city).

“Peran  pemerintah pusat dalam pembangunan perkotaan salah satunya adalah mobilisasi sumber dana,” ungkap Menteri Andrinof. Lebih jauh, pemerintah menyebut dukungan mitra pembangunan juga tak kalah penting untuk menghasilkan pembangunan yang mumpuni.

733

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//