Choose Language
id us

Berita

Workshop Peranan IDB dalam Pendanaan Pembangunan Indonesia

July 14th, 2005 9:25 am


Pada tanggal 14 juli 2005 di Bappenas diselenggarakan Workshop Peranan IDB dalam Pendanaan Pembangunan Indonesia. Workshop ini dihadiri oleh Departemen Keuangan, Bank Indonesia, Akademisi dari Universitas Indonesia, pakar/pengamat, dan salah satu pelaksana proyek yaitu dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Islamic Development Bank (IDB) adalah salah satu mitra kerja sama pemerintah sejak 1978. Secara umum didirikan IDB bertujuan untuk membantu meningkatkan perkembangan kemajuan pembangunan negara anggota serta lesejahteraan masyarakat secara umum, dan khususnya bagi masyarakat muslim baik secara individu mapun kelompok.

Beberapa fungsi yang dilaksanakan oleh IDB untuk mencapai tujuannya adalah sebagai berikut:

  1. Ikut serta menanamkan modalnya dalam bentuk penyertaan modal (equity) pada perusahaan-perusahaan produktif dan potensial di negara-negara anggota;
  2. Melaksanakan investasi pada proyek-proyek di bidang sosial dan ekonomi;
  3. Memberikan pinjaman lunak baik kepada sektor swasta maupun pemerintah (public utilities) untuk beasiswa, pelatiahan, bantuan teknik atau pun bencana alam;
  4. Membantu pembiayaan untuk meningkatkan perdagangan antarnegara anggota.

Adapun jenis pinjaman yang diberikan oleh IDB mencakup: Pinjaman biasa (ordinary loan), Leasing, Istisna\'a, Skema pembiayaan eksport, dan Pembiayaan import (Import Trade Financing Operation/TFO).
Walaupun kerja sama antara IDB dengan Pemerintah Indonesia sudah dilakukan cukup lama, namun dalam pelaksanaannya masih banyak kendala yang menyebabkan rendahnya kinerja yang pada akhirnya menyebabkan daya serap pinjaman. Secara umum permasalahan tersebut antara lain disebabkan oleh prosedur admininstrasi yang kurang dipahami oleh pengelola proyek, perencanaan dan persiapan proyek yang kurang memadai, dan keterlambatan dalam pemrosesan dokumen anggaran. Permasalahan ini tidak hanya terjadi pada proyek yang dibiayai pinjaman dari IDB saja melainkan juga proyek-proyek pinjaman luar negeri lainnya.


Selain permasalahan dalam teknis pelaksanaan, satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah IDB dan pemerintah belum mempunyai dokumen strategi pelaksanaan kerja sama spesifik. IDB sampai saat ini belum menyusun Country Assistance Strategy Study (CASS) khusus untuk Indonesia. Hal ini menjadi salah satu penyebab pelaksanaan kerja sama IDB dan Indonesia masih belum optimal.
Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kerja sama di masa mendatang, Bappenas bersama dengan IDB telah sepakat untuk melaksanakan kegiatan Technical Assistance (TA) - Institutional and Capacity Building of the National Development Planning Agency (Bappenas) Indonesia.

Tujuan dari kegiatan TA ini adalah untuk meningkatkan kualitas kerja sama antara Pemerintah dan IDB melalui penyusunan strategi pemanfaatan pendanaan multilateral khususnya dengan IDB, Country Assistance Strategy Study (CASS) dan Guideline pelaksanaan kerja sama.
Dalam rangka menyusun ketiga hal ini, akan dilaksanakan beberapa workshop baik untuk identifikasi permasalahan dan mencari masukan mengenai upaya perbaikan manajemen proyek-proyek yang didanai pinjaman IDB.

Workshop kali ini merupakan bagian dari serial workshop yang berkesinambungan, yang kali ini merupakan yang pertama dilaksanakan dengan tujuan untuk mencari masukan mengenai pelaksanaan IDB di Indonesia. Pemaparan dan pembahasan dari pihak IDB Jeddah, Departemen Keuangan, Bank Indonesia, Akademisi dari Universitas Indonesia, pakar/pengamat, dan salah satu pelaksana proyek yaitu dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Workshop ini diharapkan dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran mengenai upaya perbaikan yang harus dilakukan baik oleh pemerintah, IDB maupun pihak pelaksana proyek agar kerja sama yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.

Demikian dinyatakan oleh Bapak Syahrial Loetan atas nama Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas pada pidato pembukaan kegiatan workshop ini.

10891

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2021 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//