Choose Language
id us

Berita Pembangunan

Bappeda Provinsi Papua Gelar Forum Sinkronisasi Program Pembangunan

April 17th, 2015 8:49 am


Bappeda Provinsi Papua menggelar Forum Sinkronisasi Program Pembangunan bidang social budaya di Hotel Sahid Jayapura, Papua, Selasa, (14/4). Acara tersebut dihadiri perwakilan Bappeda Kabupaten se-wilayah Provinsi Papua. Hadir sebagai narasumber, Kepala Sub Direktorat Kesehatan Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, serta peneliti dan konsultan Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti (PPBB) dari UGM, dr. Tiara Marthias.

            Bertema Meningkatkan Sinergitas antara Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, forum tersebut mengangkat isu tentang kesehatan. Beberapa hal yang dibahas, di antaranya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti (PPBB).

            Pungkas berujar, PPBB bertujuan untuk menguatkan perencanaan dan penganggaran sektor KIA yang berbasis bukti dan sumber data untuk penilaian output dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Program dan Anggaran (DPA) Kabupaten. “Perencanaan Penganggaran Berbasis Bukti ini salah satu sistem perencanaan yang sangat bagus bila diterapkan di daerah,” ungkapnya.

             Menurut Tiara, Bappeda kabupaten/kota memiliki peran penting dalam perencanaan di daerah. Salah satunya, berperan sebagai koordinator utama. Bappeda kabupaten/kota dapat melakukan koordinasi perencanaan daerah lintas sektoral dari berbagai bidang baik sosial budaya maupun kesehatan.

              "Koordinasi perencanaan daerah dan lintas sektoral akan sangat terbantu apabila Bappeda mengambil peran sebagai koordinator utama dalam perencanaan daerah," ujar Tiara. Kegiatan Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Bukti (PPBB) dicetuskan untuk menanggulangi sejumlah isu, di antaranya tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKBA), kesenjangan antar daerah di Indonesia, dan peningkatan peran daerah dalam bagian perencanaan dan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

             PPBB menjadi salah satu alat yang bisa digunakan guna menajamkan perencanaan kesehatan di daerah. Selain itu, PPBB bias menjaga arus perencanaan menjadi lebih sistematis. Konsultan teknis juga bisa menjadi bagian dalam perencanaan dan penganggaran di daerah.

             "Ini (PPBB) sebagai alat yang bisa digunakan di daerah masing-masing untuk sinkronisasi perencanaan kesehatan di daerah," papar Tiara Marthias. Dalam merumuskan PPBB, ada aspek penting yang harus diperhatikan, yakni mengacu pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, khususnya dalam bidang Kesehatan Gizi dan Masyarakat.

              Selain RPJMN, PPBB juga berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi/Kabupaten/Kota dan turut terintegrasi dengan sistem perencanaan daerah setempat. “Jadi, PPBB merupakan alat yang digunakan dalam rangka memperkuat perencanaan di daerah,” pungkas Agustinus Bagio, Staf Bidang Ekonomi Bappeda Provinsi Papua.

651

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2019 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//