Bagi negara berkembang melakukan pembangunan – apalagi dalam era globalisasi -- bukan pekerjaan yang mudah. Tambah lagi tatkala pembangunan bukan lagi sekadar strategi, melainkan telah menjadi ideologi bagi setiap negara baru – negara-negara yang rata-rata merdeka setelah Perang Dunia Kedua usai. Kemajuan dan kemakmuran negara-negara di Eropa Barat dan Amerika Utara membuat “air liur” negara-negara berkembang mengalir keluar, dan membuat semangat mengejar ketertinggalan tidak lagi menjadi semangat, melainkan menjadi obsesi. Pembangunan menjadi ideologi, agama, bahkan kemudian menjadi mitos. Sebuah keyakinan bahwa pembangunan pada akhirnya membuat negara-negara terbelakang mampu mengejar ketertinggalannya, dan menjadi setara dengan negara yang maju. Padahal, sebagian besar perjalanan pembangunan negara-negara tersebut berujung kepada dead-end ; akhir yang mematikan alias gang buntu.
Paradigma Pembangunan “V” Terbalik - oleh Riant Nugroho Dwidjowijoto
14/10/2009
Unduh Dokumen
1. Paradigma Pembangunan “V” Terbalik - oleh Riant ..
(application/pdf - 181 kB)
Informasi Lainnya :
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Membuat Komentar