Pelaksanaan desentralisasi fiskal yang dimulai pada tahun 2001 merupakan tantangan baru dalam manajemen ekonomi makro Indonesia. Beberapa negara, seperti India, Brasil, Rusia, dan Cina, pernah menghadapi masalah stabilitas ekonomi makro yang pelik dan berkepanjangan akibat kurang tepat mengelola pelaksanaan desentralisasi fiskal. Salah satu akar permasalahan ini adalah perbedaan orientasi kebijakan ekonomi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah lebih menghadapi masalah keterbatasan keuangan (financial constraints) daripada keterbatasan ekonomi (economic constraints) yang menjadi perhatian pemerintah pusat. Selain itu pemerintah daerah (Pemda) lebih menaruh perhatian pada masalah alokasi daripada stabilisasi, yang dianggap sebagai beban pemerintah pusat.
Desentralisasi Fiskal dan Manajemen Ekonomi Makro - Oleh Bobby H. Rafinus
14/10/2009
Unduh Dokumen
1. Desentralisasi Fiskal dan Manajemen Ekonomi Makro ..
(application/pdf - 193 kB)
Informasi Lainnya :
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Membuat Komentar