Kementerian PPN/Bappenas telah menerima kunjungan delegasi sembilan perusahaan Finlandia yang diketuai oleh Mr. Jorma Korhonen, Ambassador, Director General of Finland. Pada pertemuan ini, pimpinan Kementerian PPN/Bappenas diwakili oleh Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sumber Daya Manusia dan Penanggulangan Kemiskinan, Dr. Ir. Imron Bulkinn, MRP, Direktur Industri, Iptek, dan BUMN, Dr. Ir. Mesdin Kornelis Simarmatta, MSc, dan Direktur Pengembangan Kerjasana Pemerintah dan Swasta, Dr. Ir. Bastary Pandji Indra, MSP. Pertemuan diadakan di Ruang Rapat Sesmen PPN, dan berlangsung dari pukul 12.30 sampai dengan pukul 13.25 WIB.


Mr. Jorma Korhonen, sebagai pimpinan delegasi kelompok perusahaan Finlandia, mengatakan bahwa Finlandia percaya bahwa peningkatan perdagangan internasional akan memungkinkan berkembangnya dunia usaha semua negara, yang selanjutnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi setiap negara. Dalam rangka iniliah, delegasi Finlandia berkunjung ke Indonesia, dalam dalam kesempatan ini, ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Menurut Mr. Jorma Korhonen, Finlandia menyadari bahwa ekonomi Indonesia merupakan pereekonomian terbesar di Asia Tenggara dan kinerja ekonomi Indonesia selama ini sangat dinamis. Mr. Jorma Korhonen melanjutkan bahwa walaupun Indonesia tetap dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi, yang disertai oleh meningkatnya kelompok middle-class, dalam lingkungan perekonomian dunia yang dilanda krisis, Finlandia menganggap bahwa masih banyak potensi ekonomi Indonesia yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Untuk ini, dunia usaha Finlandia, yang pada kunjungan ini diwakili oleh sejumlah pengusaha Finlandia, tertarik untuk menanam modalnya di Indonesia. Dilain pihak, dunia usaha Finlandia ingin memperoleh informasi tentang iklim investasi dan usaha Indonesia, yang antara lain menyangkut kepastian tentang pertanahan (land acquisition).


Beberapa dari pengusaha Finlandia yang hadir kemudian memberi paparan ringkas tentang kegiatan usahanya. Pertama, Mr. Perti Korhonen, dari perusahaan Outotec Oyj, mengatakan bahwa perusahaannya berbegark di bidang ‘technology solutions for the sustainable use of earth’s natural resources. Menurutnya, perusahaanya kemarin telah menantangani kerjasama teknis dengan PT ANTAM. Lalu, Mr. Jirky Salmi, dari perusahaan Indufor Oy, memaparkan kegiatan perusahaannya di bidang ‘forest policy consultation’, yang meliputi kegiatan ‘ forest and climate change, including REDD+, forest industry, and bioenergy’. Lalu Mr. Sandor Liive, dari perusahaan Enefit/Eesti Energia As, menjelaskan bahwa perusahaannya bergerak di bidang ‘energy solutions, ranging from electricity, heat, and fuel production’.


Dr. Imron Bulkin kemudian memberi penjelasan tentang MP3EI, yang nenunjukkan luasnya potensi bidang yang memerlukan investasi dunia usaha. Dr. Mesdin memberi penjelasan antara lain tentang upaya untuk mendorong kegiatan dunia usaha melalui penciptaan Special Economic Zones, dan melalui pemberian insentif perpajakan.
Seorang pengusaha anggota delegasi tamu pada akhir pertemuan menawarkan pembangunan kegiatan pengembangan ‘local biomass energy’ di daerah yang terletak jauh dipedalaman dan pulau-pulau terpencil, sehingga tidak lagi memerlukan pembangunan jalur distribusi/transmisi.

(Humas)




Unduh Dokumen