Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, telah menerima kunjungan delegasi US-ASEAN Business Council, yang terdiri dari 70 pengusaha dari 35 perusahaan AS, yang dipimpin oleh Mr. Alexander C. Feldman. Sebelum berkunjung ke Bappenas, delegasi telah berkunjung antara lain ke Departemen Pertahanan dan ke Departemen Keuangan. Pertemuan di Bappenas diadakan di Ruang Serba Guna 1-2, dan berlangsung dari pukul 18.45 sampai dengan pukul 21.15 WIB.

Menurut Mr. Feldman, US-ASEAN Business Council terdiri dari sekitar 100 perusahaan AS terkemuka, antara lain Microsoft, Chevron, Freeport MacMoran, dan Ford Corporation. Misi dari US-ASEAN Business Council adalah mengefektifkan hubungan bilateral antara negara-negara ASEAN dan AS, melalui penyelenggaraan berbagai ‘high-level dialiogues’.

Menteri PPN kemudian menyampaikan paparan tentang MP3EI. Dalam hal ini, Menteri PPN menyampaikan penjelasan tentang 3 strategi pokok, 8 program utama, yang antara lain di bidang pertambangan, peternakan, pariwisata, perikanan, dan energi, dan 22 kegiatan ekonomi utama, yang antara lain terdiri dari kegiatan pengembangan tembaga, minyak dan gas, batubara, bauksit, dan tembaga. Menurut Menteri PPN total kebutuhan investasi MP3EI adalah USD 450 milyar, dalam mana USD 195 milyar adalah untuk pembangunan infrastruktur. Menteri PPN selanjutnya menjelaskan bahwa sebagian besar dari kebutuhan investasi diharapkan akan dilakukan oleh dunia usaha dalam negeri maupun luar negeri(FDI), termasuk dari perusahaan AS. Hal ini menurut Menteri PPN membuka peluang luas bagi para pengusaha yang tergabung di dalam US-ASEAN Business Council, untuk berinvestasi di Indonesia.

Menteri PPN selanjutnya mengatakan bahwa sejak diluncurkan pada bulan Mei, 2011, maka sampai dengan Desember 2011, ‘progress’ dari pelaksanaan MP3EI telah menjadi semakin nyata dalam bentuk ‘groundbreaking activities’ dari 24 proyek pemerintah (Rp 71.6 trilliun), 22 proyek BUMN (Rp 102 triliun), 38 proyek swasta (Rp 168 triliun), dan 8 proyek PPP (Rp 328 triliun).

Menanggapi penjelasan Menteri PPN, Mr. Alexander Feldman setuju bahwa MP3EI membuka peluang besar untuk mengadakan investasi oleh para pengusaha yang tergabung di dalam US-ASEAN Business Council. Mr. Feldman menambahkan bahwa sebagai perencanaan pembangunan, maka ‘progress’ dari pelaksanaan MP3EI, sebagaimana telah dipaparkan Menteri PPN, menunjukkan bahwa rencana ini terbukti dapat diimplementasikan untuk mencapai berbagai tujuan strategisnya.

Pada akhir pertemuan, Mr. Feldman menunjukan pada pentingnya diselenggarakan konsultasi periodik antara semua ‘stakeholders’, sebagaimana yang dilakukan tahun ini dan tahun lalu melalui kunjungan US-ASEAN Business Council ini. Dalam hal ini, kunjungan tahun ini selama 5 hari dan melibatkan 35 perusahaan, dibandingkan dengan kunjungan hanya 3 hari dan melibatkan hanya 30 perusahaan tahun lalu, menurut pimpinan delegasi ini, merupakan indikasi telah semakin efektifnya ‘high level dialogues’ tersebut.

(Humas)




Unduh Dokumen