
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, telah menerima kunjungan Ms Pamela Cox, Vice President of the World Bank for East Asia and the Pacific. Ms Pamela Cox, baru awal Januari, 2012 ini dilantik dalam jabatan ini dan sebelumnya menjabat sebagai Vice President of the WB for Latin America and the Caribean. Ms Pamela Cox disertai oleh antara lain, Mr. Stefan Koeberle, Country Director, dan Mr. Alejandro Cedeno, Special Assistant to the Vice President of East Asia and the Pacific Region. Pada pertemuan ini, Menteri PPN didampingi oleh Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan, Ir. Wismana Adi Suryabrata, MIA, Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan Usaha Kecil Menengah, dan Direktur Pendanaan Luar Negeri Multilateral, Dewo Broto Joko, P., SH, LLM. Pertemuan diadakan di Ruang Tamu Menteri dan berlangsung dari pukul 13.10 sampai dengan pukul 13.45 WIB.
Ms Pamela Cox mengatakan bahwa ia ingin memperoleh penjelasan dari pihak Menteri PPN tentang apa yang diharapkan oleh Indonesia tentang peran World Bank, khususnya menurut Indonesia, apa comparative advantage World Bank sebagai mitra pembangunan dibandingkan dengan mitra pembangunan yang lain. Dalam semua aspek ini, World Bank, kata Ms Cox, memandang dirinya hanya sebagai fasilitator, sedangkan Indonesialah yang seharusnya menentukan apa yang dapat difasilitasi WB (prinsip ‘ownership’).
Menteri PPN mengatakan bahwa Indonesia tetap menjalankan kebijakan fiskal yang prudent, dengan memelihara rasio Debt/GDP yang semakin mengecil, yang sekarang telah menurun menjadi sekitar 24 persen. Dalam kaitan ini, pendanaan WB masih diperlukan mengingat masih pentingnya upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan. Menteri PPN juga mengatakan bahwa Indonesia perlu memantapkan tingkat food securitynya. Menteri PPN menyampaikan kepada Ms Cox, bahwa Indonesia mengharapkan sharing of experience dengan Ms Cox, khususnya tentang pengalamannya ketika menjadi Vice President for Latin America and the Caribean, khususnya di Brazil.
Menanggapi Menteri PPN, Ms Cox mengatakan bahwa sharing experience perlu tidak hanya darinya kepada Menteri PPN, tetapi juga dari pengalaman Indonesia yang belum diketahui oleh World Bank, antara lain pengalaman Indonesia ketika menangani dampak tsunami di Aceh, yang menurut Ms Cox telah dikenal diseluruh dunia sebagai suatu ‘success story’.
(Humas)
Membuat Komentar