
Rabu (16/02), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, telah menerima kunjungan HE Greg Moriarty, Duta Besar Australia untuk Indonesia yang disertai oleh Ms. Jacqui De Lacy dari AusAid. Menteri didampingi oleh Sesmen PPN/Sestama Bappenas, Ir. Syahrial Loetan, MCP, Deputi Bidang Ekonomi, Dr. Prasetijono Widjojo MJ, MA, dan Direktur Pendanaan Luar Negeri Bilateral, Ir. Kennedy Simanjuntak, MA. Pertemuan diadakan di Ruang Tamu Menteri dan berlangsung dari pukul 14.30 sampai dengan pukul 15.10 WIB.
Menteri PPN terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada HE Greg Moriarty atas pengangkatannya sebagai Duta Besar Australia untuk menggantikan Bill Farmer. Menteri lalu menyampaikan keprihatinan bangsa Indonesia atas musibah banjir yang telah menimpa Queensland.
HE Greg Moriarty mengatakan bahwa kunjungannya diadakan dalam rangka persiapan kunjungan Menteri PPN ke Australia tanggal 1-5 Maret, 2011. Duta Besar menyampaikan harapannya agar kunjungan Menteri ini dapat semakin meningkatkan hubungan kerjasama bilateral Indonesia-Australia maupun kerjasama global yang menyangkut berbagai isu seperti perubahan iklim. Hal ini, katanya, mengingat peran Bappenas dalam berbagai bidang pembangunan. HE Greg Moriarty juga mengharapkan Menteri pada kunjungannya nanti dapat memberi masukan/tanggapan tentang berbagai isu seperti isu “Australian Aid Effectiveness”, serta peran Indonesia dalam G-20.
Menteri PPN menyampaikan bahwa disamping telah adanya RPJMN 2010-2014, pemerintah Indonesia saat ini sedang menyusun Master Plan Ekonomi sampai tahun 2025 yang bersamaan dengan berakhirnya RPJPN 2005-2025. Namun berbeda dengan RPJMN, Master Plan Ekonomi mengandalkan peran sektor swasta. Peran pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator. Investasi swasta ini selain dari perusahaan nasional juga diharapkan dari luar negeri (FDI). Hal ini akan dapat menjadi peluang bagi perusahaan Australia untuk ikut berinvestasi di Indonesia.
Menteri melanjutkan bahwa dalam rangka ‘capacity building’, dalam hal ini kapasitas Bappenas sebagai ‘think tank’, diharapkan kunjungan ke Australia ini dapat memetik banyak pelajaran dari pengalaman pemerintah Australia, khususnya dari ‘Productivity Commission’, dalam melaksanakan mekanisme “policy analysis/design”. Untuk ini, HE Greg Moriarty menaggapi bahwa seluruh perguruan tinggi di Indonesia sebenarnya mempunyai kapasitas tinggi untuk melaksanakan berbagai studi bidang pembangunan, hanya yang dirasakan kurang adalah orientasinya yang tidak pada bidang langkah kebijakan.
HE Greg Moriarty memberikan informasi bahwa pada saat yang hampir bersamaan dengan kunjungan Menteri PPN, Australia akan menyambut kedatangan Wakil Presiden RI ke Perth, dan juga kunjungan Menteri Keuangan dan Kepala BKPM. Atas informasi ini, Menteri PPN menyampaikan bahwa Kepala BKPM tentunya juga akan memberi penjelasan lebih detail tentang Master Plan Ekonomi Indonesia kepada masyarakat pengusaha/investor Australia.
(Humas)
Membuat Komentar