Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan Dan Rasio Jenis Kelamin: Studi Kasus Negara Anggota Asean

Sari Lestari Zainal Ridho dan Muhammad Nizar Al Raysid

Abstrak

Ketika kemungkinan seorang perempuan untuk menemukan seorang suami rendah, kebutuhan untuk mendukung dirinya sendiri atau menjadi mandiri meningkat. Kondisi ini memberikan perempuan insentif untuk merencanakan karier dan mencari pekerjaan. Sebaliknya, jika terdapat lebih banyak laki-laki daripada perempuan, kemungkinan laki-laki dalam mendapatkan pasangan akan menurun. Perempuan akan dihargai sebagai isteri dan ibu, mereka akan kurang perlu untuk bekerja di luar rumah dan akan menyebabkan berkurangnya kesempatan dalam pasar tenaga kerja. Bukti tentang kondisi tersebut diatas telah  ditemukan dalam banyak kajian empiris. Studi ini bermaksud mengkaji kondisi kekinian dari partisipasi angkatan kerja perempuan dan rasio jenis kelamin di negara-negara anggota ASEAN.
Read more…

Gender Development and Its Position’s

Gender is one of the most debating issues in the world. When people talked about gender, it is automatically linked us with sex, the biological differences. Unfortunately, it is wrong point of view. Even though gender could have a link with sex, but gender is not something related to biological differences. Gender is more related to social relationship among women and men such as subordination of women and the division of labour (West & Zimmerman 1987, p. 126). Generally, most people think gender has a close connection only with women, but recently the new paradigm of gender is try to deliver equality between men and women. However, this paper still wants to focus on the gender and development for women since there are so many debates related to the women’s development.

Read more…