Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan Dan Rasio Jenis Kelamin: Studi Kasus Negara Anggota Asean

Sari Lestari Zainal Ridho dan Muhammad Nizar Al Raysid

Abstrak

Ketika kemungkinan seorang perempuan untuk menemukan seorang suami rendah, kebutuhan untuk mendukung dirinya sendiri atau menjadi mandiri meningkat. Kondisi ini memberikan perempuan insentif untuk merencanakan karier dan mencari pekerjaan. Sebaliknya, jika terdapat lebih banyak laki-laki daripada perempuan, kemungkinan laki-laki dalam mendapatkan pasangan akan menurun. Perempuan akan dihargai sebagai isteri dan ibu, mereka akan kurang perlu untuk bekerja di luar rumah dan akan menyebabkan berkurangnya kesempatan dalam pasar tenaga kerja. Bukti tentang kondisi tersebut diatas telah  ditemukan dalam banyak kajian empiris. Studi ini bermaksud mengkaji kondisi kekinian dari partisipasi angkatan kerja perempuan dan rasio jenis kelamin di negara-negara anggota ASEAN.
Read more…